TaHARIANSUMEDANG.COM – Meskipun bila dilihat dari usia berdirinya relatif masih muda, dua tempat wisata berikut ternyata telah diserbu pengunjung.
1. Pesona Taman Puspa
Tepatnya di Kampung Sukaratu Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari, berdiri Pesona Taman Puspa. Satu tempat kunjungan wisata yang dibukanya pada awal-awal Pandemi Covid -19.
Meski baru berusia muda, Pesona Taman Puspa yang berdiri dalam kawasan hutan lindung pohon pinus ini, telah diserbu banyak pengunjung.
Mereka datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang untuk menikmati pesona alam yang masih asli.
Sembari disuguhi beragam fasilitas yang tersedia di sana, seperti tempat rehat yang nyaman dan bisa digunakan pula untuk room meeting.
Di sini, pengunjung akan disuguhi pula udara pegunungan nan sejuk, panorama alam pedesaan dan indahnya hamparan sawah dan ladang di lembah jauh.
Selain itu, pengunjung bisa merasakan sensasi renang dalam air yang nyaris sedingin es. Ini bisa jadi satu uji tubuh Sekaligus terapi untuk kebugaran.
Untuk kedepan, pihak pengelola berencana pasang tungku khusus agar teraliri air hangat . Dengan demikian akan tersedia volume air dengan suhu yang diinginkan para pengunjung.
Fasilitas lain yang tersedia di Pesona Taman Puspa adalah paket Camping. Pengunjung bisa memilih Paket Camping untuk minimal 4 orang berikut sarapan pagi,
Tiket parkir kendaraan dan makan malam. Di sana pun tersedia kopi corner bagi pengunjung yang ingin nyantai sembaru minum kopi.
2. Taman Cecendet
Tanaman cecendet ( physalis minima ) miliki khasiat yang cukup dasyat bagi kebugaran tubuh.
Baca Juga:
Hisense Luncurkan Materi Iklan Piala Dunia FIFA 2026™, Dekatkan Penggemar Lewat Inovasi Teknologi
SH Terate Karawang Terjunkan Atlet Terbaik ke IPSI Cup, Bidik Tiket Popwilda Jawa Barat
Tanaman obat yang di Madura disebut Yoryoran ini, miliki khasiat diantaranya untuk mengobati penyakit hypertensi, diabetes, bisul, borok, gusi berdarah dan batu ginjal
Tanaman ini, makin hari makin langka kita jumpai, kecuali, bila kita singgah di Kampung Cecendet, berada di Blok Bedeng Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari Kab. Sumedang.
Di kebun milik Pak Haji Ucup ini, terutama Cecendet jenis Golden Berry bisa kita dapati, termasuk, jenis Cecendet yang lainnya.
Menurut Pak Haji Ucup, pada awalnya, ia tak terpikirkan untuk menata kebun cecendetnya menjadi taman wisata
Sekitar tahun 2018, di kawasan ini, banyak ditanam cecendet, tapi Belum ada nama Kampung Cecendet waktu itu.
Baru ke sininya, setelah kawasan itu menjadi taman wisata, orang-orang banyak menyebutnya Kampung Cecendet..
Baca Juga:
IPSI Cup 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Silat Karawang Menuju Popwilda Jabar
Pameran Kanton ke-139 mencetak rekor baru dalam jumlah kehadiran pembeli luar negeri
Ketika kawasan kebun cecendetnya berubah jadi taman yang indah, menurut Pak Haji Ucup karena memang ia suka membuat taman.
Dikatakannya, ada beberapa taman kota hasil dari penataannya, termasuk di dalamnya Alun-Alun Kota Bandung dan Alun-Alun Kota Bogor.
Menurut versi Pak Haji Ucup, cecendet memiliki multi khasiat, salah satu testimoni dari seseorang yang telah berusia 70 tahunan,
Tiap hari ia makan buah cecendet. Beliau mengaku merasa hidupnya lebih tenang. (Tatang Tarmedi)***










