Satu Harapan Belum Terlaksana Mantan Wabup H. Osin Herlianto dan Bupati Don Murdono Tentang Sumedang

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 3 Maret 2024 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Sumedang Don Murdono, konsep diorama di Cadaspangeran belum terwujud (Dok.Hariansumedang.com/Mediatransonline

Mantan Bupati Sumedang Don Murdono, konsep diorama di Cadaspangeran belum terwujud (Dok.Hariansumedang.com/Mediatransonline

HARIANSUMEDANG.COM – Ketika Sumedang dinakhodai Bupati / Wakil Bupati Don Murdono dan H. Osin Herlianto, banyak pembangunan fisik yang sekarang sangat dlirasakan manfaatnya bagi masyarakat Sumedang

Diantaranya, maha karya pemindahan Pemerintahan Kabupaten dari Gedung Negara (GN) ke lokasi sekarang menjadi Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang.

Meskipun demikian, banyak rencana dari keduanya yang hingga akhir jabatannya masih belum terealisasikan, diantaranya konsep tentang Cadas Pangeran dan Bendungan Jatigede.

Dari sejumlah pertemuannya dengan penulis warkat ini di ruang kerjanya GN, Bupati Don Murdono kala itu pernah bercerita tentang penataan kawasan Cadas Pangeran.

Menurutnya, ia ingin membangun diorama di Cadas Pangeran secara lengkap dari sejarah Cadas Pangeran hingga moment bertemunya Pangeran Kusumahdinata IX dengan Gubernur Jenderal Daenles.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Osin Herlianto, ia kurang setuju dengan nama Bendungan Jatigede, ia malah menginginkan dam terbesar itu bernama Bendungan Prabu Gajah Agung.

” Terus terang, nama Bendungan Prabu Gajah Agung lebih saya inginkan karena sesuai dengan sejarah Sumedang, ” kata wabup yang berangkat dari Dandim 0610/Sumedang itu.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, penulis warkat ini pun belum tahu alasannya kenapa cita-cita Bupati Don Murdono tentang Diorama di Cadas Pangeran tidak terwujud.

Begitupun keinginan Wakil Bupati H. Osin Herlianto tentang nama Bendungan Prabu Gajah Agung tidak dipakai.

Padahal, Prabu Gajah Agung itu salah satu anak dari Raja Tembong Agung Prabu Guru Aji Putih pendiri Sumedang yang makamnya tenggelam di dasar bendungan..(Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

PT Softex Sumbangan Produk Partisipasi Kegiatan PWI Karawang
Gesrek Festival 2025: BRI Tawarkan Diskon Tiket 30% Lewat BRImo
Kang Farhan Siap Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Polres Karawang Amankan Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPR RI di Telukjambe Barat
Akhirnya Korban Tenggelam Warga Telukjambe Timur Temukan di Sungai Citarum
Begini Tata Cara Alur Pelayanan dan Harga Buat Paspor di Imigrasi Karawang
RDP Dugaan Malpraktik di RS Hastien Ricuh , Kadinkes Emosi dan Tak Bisa Tunjukkan Hasil Investigasi
Dinkes Karawang Akan Kawal Kasus Malpraktek di RSU Hastien Rengasdengklok Secara Transparan demi Memberikan Kepastian Keluarga Pasien

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:35 WIB

PT Softex Sumbangan Produk Partisipasi Kegiatan PWI Karawang

Senin, 1 Desember 2025 - 20:58 WIB

Gesrek Festival 2025: BRI Tawarkan Diskon Tiket 30% Lewat BRImo

Senin, 24 November 2025 - 17:26 WIB

Kang Farhan Siap Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Kamis, 20 November 2025 - 15:51 WIB

Polres Karawang Amankan Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPR RI di Telukjambe Barat

Minggu, 9 November 2025 - 17:06 WIB

Akhirnya Korban Tenggelam Warga Telukjambe Timur Temukan di Sungai Citarum

Sabtu, 8 November 2025 - 06:55 WIB

Begini Tata Cara Alur Pelayanan dan Harga Buat Paspor di Imigrasi Karawang

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:12 WIB

RDP Dugaan Malpraktik di RS Hastien Ricuh , Kadinkes Emosi dan Tak Bisa Tunjukkan Hasil Investigasi

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:52 WIB

Dinkes Karawang Akan Kawal Kasus Malpraktek di RSU Hastien Rengasdengklok Secara Transparan demi Memberikan Kepastian Keluarga Pasien

Berita Terbaru

Berita Karawang

Lagi Lagi Lapas Karawang Gagalkan Upaya Lempar Narkoba ke Lapas

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:03 WIB