HARIAN KARAWANG – Tingginya jumlah lulusan SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah utara Kecamatan Rengasdengklok mendorong munculnya aspirasi pembangunan SMP Negeri baru. Gerakan Rakyat Dari Utara (GARDU) menilai penambahan sarana pendidikan menjadi kebutuhan mendesak guna mengakomodasi calon peserta didik dari Desa Rengasdengklok Utara, Dewisari, dan Kertasari.
Salah satu penggerak GARDU, Koko Baraya atau yang dikenal dengan sapaan Mr. KoBar, mengatakan pertumbuhan jumlah penduduk di kawasan tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai.
Menurutnya, setiap tahun jumlah lulusan SD dan MI dari ketiga desa tersebut cukup besar, sehingga keberadaan SMP Negeri baru dinilai penting untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak dan mudah dijangkau.
“Jangan sampai anak-anak harus menempuh jarak yang terlalu jauh hanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang harus dipenuhi,” ujar Koko Baraya kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Ia mengingatkan bahwa hak pendidikan telah dijamin dalam Pasal 31 Ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Selain itu, amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa juga tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
Karena itu, kata dia, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan sarana pendidikan di wilayah yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat.
Sebagai langkah konkret, GARDU berencana melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dalam waktu dekat. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah untuk membahas kebutuhan pembangunan SMP Negeri baru di wilayah utara Rengasdengklok.
“Kami akan menyampaikan aspirasi masyarakat secara resmi melalui RDP dengan Dinas Pendidikan. Harapannya, usulan pembangunan SMP Negeri baru dapat masuk dalam perencanaan dan menjadi prioritas pemerintah daerah,” katanya.
GARDU berharap keberadaan sekolah baru nantinya dapat meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat di Desa Rengasdengklok Utara, Dewisari, dan Kertasari, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karawang. (Asep Walam)








