BlackHole Corpse Grinder’s Siap Gairahkan Skena Musik Karawang Lewat Event Perdana “Rice City Rebel”

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mas Luil (paling kanan) dan Tim BlackHole

Mas Luil (paling kanan) dan Tim BlackHole

KARAWANG – Satu lagi komunitas musik lahir di Kabupaten Karawang. Berangkat dari keinginan untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan antar pelaku musik, BlackHole Corpse Grinder’s resmi hadir sebagai wadah bagi musisi lintas genre untuk berkarya, berkolaborasi, dan membangun skena musik yang lebih solid.

Salah satu penggagas komunitas tersebut, Mas Luil, personel band Maledikta, mengatakan bahwa ide pembentukan BlackHole berawal dari obrolan santai bersama dua sahabat yang sama-sama memiliki kepedulian terhadap perkembangan musik di Karawang.

“Awalnya mereka datang untuk silaturahmi dan bercerita tentang kondisi skena musik yang terasa berjalan di tempat. Dari situ kami sepakat mengajak teman-teman berkumpul dan membangun sebuah pergerakan bersama,” ungkap Mas Luil.

Dari pertemuan sederhana itu lahirlah BlackHole, yang kemudian berkembang dengan nama BlackHole Corpse Grinder’s. Nama tersebut dipilih agar komunitas ini tidak hanya identik dengan satu aliran musik, tetapi mampu menjadi rumah bagi berbagai genre yang tumbuh di Karawang.

Meski baru terbentuk, BlackHole bergerak cukup cepat. Berbekal semangat gotong royong dan hasil penjualan merchandise berupa kaus komunitas, mereka berhasil mengumpulkan dana untuk menggelar event perdana.

Dukungan pun terus berdatangan dari berbagai komunitas dan pelaku musik di wilayah Cilamaya, Pedes, Cikampek, Rengasdengklok hingga daerah lainnya.

Komitmen itu akan diwujudkan melalui gelaran Rice City Rebel, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, di 53 Club Karawang City.

Dengan harga tiket Rp50 ribu, pengunjung juga akan mendapatkan free coffee drink.

Tidak tanggung-tanggung, acara ini akan menghadirkan 12 band dari berbagai daerah, termasuk penampilan spesial Imperial Dislexia dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Daftar pengisi acara antara lain:

  • Imperial Dislexia (Malaysia)
  • Batu Nisan (Pemalang)
  • Dramatical Misery (Karawang)
  • Bless The Knights (Tangerang)
  • Roh Sesat (Tangerang)
  • Fourteen Straight (Jakarta)
  • Mutasi (Karawang)
  • Paramedis (Cilacap)
  • Disvafored (Karawang)
  • Riewa (Karawang)
  • Niswara (Karawang)
  • Maledikta (Karawang)

Mas Luil mengakui, membangun sebuah komunitas tentu tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk adanya perbedaan pandangan di antara pelaku skena. Namun, menurutnya hal itu merupakan dinamika yang harus dihadapi demi tujuan yang lebih besar.

“Kami tidak ingin hanya membuat acara. Kami ingin membangun ruang berkumpul yang sehat, tempat semua musisi bisa saling mengenal, bertukar ide, dan bersama-sama mengangkat nama Karawang melalui musik,” ujarnya.

Gelaran Rice City Rebel juga didukung oleh berbagai media, komunitas, pelaku UMKM, studio musik, hingga sponsor lokal, di antaranya Divisi Pemberontak, ACP Metal Sindikat, Kovina Hade, Hamdalah Audio, Encircle Merch, 53 Club, Tempe Grind, D’wagasi, Arau Squad, Methalia Extreme, HK Woodworking, Konco Ngopi, RabonSick, Edelweiss Production, Iwonk Darkness, Red Shedow X13, Es Teh Krisna, dan Bravo Music Studio.

Kehadiran BlackHole Corpse Grinder’s diharapkan menjadi energi baru bagi perkembangan skena musik independen di Karawang. Tidak hanya menjadi penyelenggara konser, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi para musisi lokal untuk terus berkarya dan memperkenalkan potensi Karawang ke tingkat nasional bahkan internasional. (Alam IRC)

Berita Terkait

GARDU Soroti Dugaan Pelanggaran Domisili Calon BPD di Sabajaya dan Kampungsawah
Kodim 0604/Karawang Bangun Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 90 Meter
Mahasiswa dan Warga Karawang Apresiasi Langkah Bupati Aep Cepat Perbaiki Jalan Ronggo Waluyo
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ
​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS
PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:03 WIB

GARDU Soroti Dugaan Pelanggaran Domisili Calon BPD di Sabajaya dan Kampungsawah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Kodim 0604/Karawang Bangun Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 90 Meter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:37 WIB

DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru

Berita Karawang

Kodim 0604/Karawang Bangun Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 90 Meter

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:12 WIB

Pers Rilis

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB