Plh Kades Kemiri Diduga Bagikan Hasil Sewa Tanah Bengkok kepada Aparat Desa, Ketua Forum Masyarakat Desak Keterbukaan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

HARIAN KARAWANG  – Ketua Forum Masyarakat Desa Kemiri, Teguh, mempertanyakan pengelolaan hasil penyewaan tanah bengkok seluas sekitar 3,6 hektare yang diduga dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Desa Kemiri, Tabroni. Ia menduga sebagian hasil sewa tersebut dibagikan kepada aparat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

Teguh mengatakan masyarakat berhak mengetahui besaran nilai sewa tanah bengkok tersebut serta peruntukan anggaran yang diperoleh. Menurutnya, aset desa semestinya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan kebutuhan operasional desa sebelum dibagikan kepada pihak lain.

“Saya selaku warga Desa Kemiri ingin mempertanyakan hasil sewa tanah bengkok seluas 3,6 hektare itu berapa nilainya. Kemudian kenapa uangnya justru dibagi-bagikan kepada aparat desa, BPD, dan LPM, sementara masih ada fasilitas desa seperti pagar, ATK, dan kebutuhan lainnya yang harus diperbaiki maupun dipenuhi,” kata Teguh kepada HARIAN KARAWANG , Jumat (3/7/2026).

Ia menilai hasil penyewaan aset desa seharusnya diprioritaskan untuk renovasi maupun kebutuhan desa. Apabila masih terdapat sisa anggaran, menurutnya barulah dapat dipertimbangkan penggunaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Teguh juga meminta Pemerintah Desa Kemiri membuka informasi kepada publik mengenai nilai penyewaan tanah bengkok tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Selain itu, ia mempertanyakan apakah penyewaan tanah bengkok tersebut telah melalui mekanisme yang semestinya, termasuk diketahui atau mendapat persetujuan dari BPD sebagai bagian dari pengawasan terhadap pengelolaan aset desa.

“Nah ini belum jelas. Tiba-tiba saya mendapat informasi dari anggota LPM bahwa mereka menerima uang. Katanya anggota LPM yang berjumlah 10 orang menerima masing-masing sekitar Rp100 ribu dari total Rp1 juta yang dibagikan,” ujarnya.

Ia juga mengaku telah menghubungi salah seorang anggota BPD melalui pesan singkat dan memperoleh informasi bahwa anggota BPD disebut menerima sekitar Rp150 ribu per orang.

Atas dugaan tersebut, Teguh menyatakan Forum Masyarakat Desa Kemiri akan meminta penjelasan secara resmi kepada Pemerintah Desa Kemiri. Jika tidak memperoleh penjelasan yang memadai, pihaknya berencana mengajukan audiensi dan tidak menutup kemungkinan menggelar aksi unjuk rasa.

“Atas nama Forum Masyarakat Desa Kemiri, kami menuntut keterbukaan terkait penyewaan tanah bengkok, berapa uang yang diterima, serta digunakan untuk apa saja. Karena aset desa adalah milik masyarakat, maka masyarakat juga berhak mengetahui pengelolaannya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Plh Kepala Desa Kemiri, Tabroni, belum memberikan keterangan maupun tanggapan terkait dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab sesuai ketentuan jurnalistik. (Jay)

Berita Terkait

Kontingen Silat Karawang Raih 4 Emas di POPWILDA Jabar 2026, Delapan Nomor Lolos ke POPDA Jabar 2027
Korupsi KPR BTN terus Diperiksa Ratusan Saksi Mangkir Panggilan Kejari Karawang
UNSIKA Karawang mulai Pelaksanaan Pembangun Gedung Serbaguna Kampus 2 Proyek Rp25,08 M Targetkan Rampung Desember 2026
Ukir Prestasi di Kancah Nasional! Atlet SH Terate Karawang Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Piala Presiden 2026
Status Polres Karawang Naik Jadi Polresta, Kombes Pol Mario Prahatinto Ditunjuk Jadi Kapolresta
GARDU Deklarasikan Agenda Perubahan untuk Karawang Utara, Kritik Ketimpangan Pembangunan
Pemkab Karawang Gelar Pameran untuk Dongkrak Daya Saing UMKM Lokal
Antusias Warga Membludak Nobar Piala Dunia Bersama Pemkab dan PWI Karawang

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:34 WIB

Kontingen Silat Karawang Raih 4 Emas di POPWILDA Jabar 2026, Delapan Nomor Lolos ke POPDA Jabar 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:22 WIB

Plh Kades Kemiri Diduga Bagikan Hasil Sewa Tanah Bengkok kepada Aparat Desa, Ketua Forum Masyarakat Desak Keterbukaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:47 WIB

Korupsi KPR BTN terus Diperiksa Ratusan Saksi Mangkir Panggilan Kejari Karawang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:42 WIB

UNSIKA Karawang mulai Pelaksanaan Pembangun Gedung Serbaguna Kampus 2 Proyek Rp25,08 M Targetkan Rampung Desember 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 08:18 WIB

Ukir Prestasi di Kancah Nasional! Atlet SH Terate Karawang Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Piala Presiden 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:28 WIB

Status Polres Karawang Naik Jadi Polresta, Kombes Pol Mario Prahatinto Ditunjuk Jadi Kapolresta

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:41 WIB

GARDU Deklarasikan Agenda Perubahan untuk Karawang Utara, Kritik Ketimpangan Pembangunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Karawang Gelar Pameran untuk Dongkrak Daya Saing UMKM Lokal

Berita Terbaru