HARIAN KARAWANG – Semangat kebersamaan menyelimuti kawasan Pasar Wadas, Kecamatan Lemahabang, saat ratusan atlet pencak silat, anggota Pramuka, dan berbagai organisasi kemasyarakatan turun langsung dalam aksi sosial pembagian takjil gratis, Senin (16/03/2026).
Kegiatan yang digelar di depan Posko Mudik Polsek Lemahabang ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Kecamatan (Pengcam) IPSI Lemahabang yang baru, Master Wayim. Sebanyak kurang lebih 200 paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan warga yang melintas.
Aksi sosial ini melibatkan jajaran pengurus IPSI Lemahabang bersama para atlet dari berbagai paguron (perguruan) silat, di antaranya Tapak Suci, Asmaulhusna, Karang Tumaritis, Tumaritis Gelar Kencana, Mustika Muncul, dan Asma. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Yayasan Kartika Patriot Bangsa sebagai sponsor utama.
Tak hanya dari kalangan pesilat, kegiatan ini juga menunjukkan kolaborasi lintas organisasi dengan kehadiran anggota Pramuka serta Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI). Mereka bahu-membahu mengatur jalannya pembagian takjil agar tetap tertib dan lancar.
Master Wayim mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi berbagi di bulan Ramadan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat persaudaraan antarperguruan silat di Lemahabang.

“Ini adalah langkah awal untuk merajut kembali kebersamaan dan menghidupkan kembali kejayaan pencak silat Lemahabang yang pernah berjaya pada era 1960-an,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya memiliki visi untuk menyatukan seluruh elemen pencak silat agar kembali solid dan berperan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dengan aparat keamanan. Master Wayim menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Lemahabang yang baru bertugas serta Kapolsek Tempuran yang turut membantu pengamanan di Posko Mudik.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi bela diri, kepemudaan, dan kepolisian sangat penting untuk menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama arus mudik dan aktivitas Ramadan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat Lemahabang, sekaligus mengangkat kembali marwah pencak silat sebagai warisan budaya yang membanggakan.








