HARIANSUMEDANG.COM – Pemkab Sumedang mengundang pengelola Tol Cisumdawu Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dan Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat
Mereka diminta untuk menangani Bendung Cihamerang, karena genangan air yang menjadi bendung ini akibat saluran air Sungai Cibawang tersumbat.
Akibat tanah urugan atau disposal tol di Blok Cipicung, Dusun Cihamerang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong.
Selain menggenangi lahan sawah, air yang terbendung juga mengancap pemukiman warga.
Rapat dipimpin Pj Sekda Tuti Ruswati dihadiri oleh:
Baca artikel lainnya di sini : Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cikaro Banjiri Dayeuhkolot, BNPB Minta Tanggul Jebol Cepat Diperbaiki
1. Kalak BPBD Atang Sutarno
2. Kepala Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat Yuanita Kiki.
3 Direktur Teknik dan Operasional CKJT Bagus Medi.
Baca Juga:
Sekjen Kemendagri Atensi Disiplin Pengawasan Harga Bahan Pokok Demi Masyarakat
Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar
90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Dorong Pembangunan Tanggul Laut di Pantura, Cegah Warga Terdampak Banjir Rob
4. Unsur Forkofimcam Kecamatan Rancakalong
“Walaupun belum ada desain permanen untuk menangani bencana yang terjadi di Bendung Cihamerang.”
“Tetapi untuk penanganan jangka pendeknya sudah ada,” kata Pj Sekda Tuti, Senin (16/1/2024).
Baca Juga:
Di Pelantikan APDESI, Sekjen Kemendagri Kembali Ingatkan Pentingnya Bekerja untuk Rakyat
Langkah Nyata Menuju Kompetensi Industri, SMKS Bina Karya 2 Karawang Terima Isuzu Elf
PSHT Karawang Tunjukkan Prestasi di Kejuaraan Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi
Menurutnya, perlu adanya kajian ulang lagi mengingat adanya kondisi lapangan yang berubah.
“Dalam waktu dekat ini, Satker Jalan Bebas Hambatan berkordinasi dan akan menurunkan tim ahli.”
“Untuk mengecek tingkat keamanan untuk warga sekitar Bendung Cihamerang,” kata Tuti.
Dijelaskan Tuti, keamanan baik dari segi stuktur perlu adanya kajian dari segi kelabilan lahan dan lainnya, masih aman ditempati oleh warga atau tidak disekitar bendung.
“Itu perlu dilakukan kajian untuk keamanan sehingga warga ada kepastian. Itu penanganan jangka pendek yang dilakukan.”
“Walaupun secara penanganan berkala terus dilakukan memantau dari pihak Satker”ujarnya.
Baca Juga:
PSHT Karawang Gelar Ujian Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih, 31 Siswa Ikuti Tahapan Seleksi
Ketua Cabang dan Dewan Cabang PSHT Karawang Hadiri Parapatan Luhur di Madiun
IPSI Karawang Lantik Pengurus Kecamatan, Fokus Prestasi dan Pelestarian Budaya
Kepala Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat Yuanita Kiki menyebutkan, pihaknya akan berkordinasi.
Terkait penanganan Bendung Cihamerang meminta pendampingan dari Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Bina Marga.
“Karena ini terkait genangan air, kami akan melibatkan dari Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air.”
“Kami akan minta kajian dari tim yang lebih ahli bagaimana cara penanganan yang lebih baik di Bendung Cihamerang,” kata Yuanita.
Yuanita berharap, agar kajian dari tim ahli dapat selesai dan permasalahan di Bandung Cihamerang dapat terselesaikan.
“Saya harap kajiannya cepat selesai dan permasalahan di Bendung Cihamerang dapat teratasi dengan baik,” katanya, dikutip dari laman resmi Pemkab Sumedang.*


















