Warga sekitar RS Dewi Sri Ngeluh, Drainase Mampet, Hujan Sejam Langsung Banjir

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Akibat hujan sering tergenang air sekitar RS Dewi Sri, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, banjir sebetis orang dewasa di setiap hujan deras. Menurut warga, penyebabnya ditengarai saluran air tersumbat, diduga terhalang oleh fondasi bangunan yang semakin ditinggikan.

Tokoh pemuda Rawasari, Azeemar Al-Alam mengatakan, banjir di jalan RK sastrakusumah hingga jalan Pramuka tersebut, semakin sering terjadi belakangan ini, bahkan tadi pagi banjir sampai betis orang dewasa, lantaran diduga drainase tak berfungsi dengan baik.

Ia meminta pemerintah, terutama pihak rumah sakit yang bangunannya berdiri kokoh di pinggir Jalan Niaga, duduk bersama warga, mencari solusi terbaik untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut. Terutama di lingkungan sekitar lapangan segitiga, depan SDN Nagasari III, Rawasari.

Hal ini menurutnya, bila dibiarkan berlarut-larut, akan menjadi permasalahan serius bagi warga sekitar dan anak-anak yang akan berangkat mengikuti kegiatan belajar di sekolah, khususnya di musim hujan.

“Kalau hujan satu jam saja sudah pasti banjir. Meski tidak tinggi, tapi pasti menggenangi badan jalan dan menyulitkan anak-anak berangkat sekolah,” ungkapnya, Rabu (28/1/2026).

Setiap banjir, Azeem mengaku, jalan sekitar lapangan dan depan sekolahan, hampir tidak bisa dilewati oleh motor karena genangan yang cukup tinggi. Kata dia, penyebab banjir ini diakibatkan buruknya drainase di sekitar lapangan segitiga yang mengarah ke rumah sakit Dewi Sri, dan tembus ke jalan niaga.

Padahal, menurutnya pemerintah belum lama ini memperbaiki saluran air di wilayah tersebut, bahkan hal tersebut berkali-kali dilakukan, namun hasilnya tiap kali hujan tetap saja kebanjiran.

“Sebetulnya, dari dinas sudah beberapa kali melalukan perbaikan got, tapi hasilnya sama saja. Tiap hujan, masih aja banjir sampai sekarang,” pungkasnya (Jay)

Berita Terkait

Tingkatan Kolaborasi dan Prestasi Mahasiswa, UNSIKA Karawang Jadi Tuan Rumah Pertemuan SELA BKS-PTN Barat Bidang Pendidikan 2026
Brits Hotel Karawang Komitmen Dukung Lestarikan Budaya Daerah Melalui Program Budaya Lokal
Kejagung RI Alokasikan Dana Pembangunan Kantor Kejari Karawang Sebesar 20 M
Malam Satu Suro, PSHT Karawang Gelar Doa Bersama dan Tradisi Bubur Suroan di Padepokan Among Rasa
Dinas P3A Pemerintah Kabupaten Karawang Lakukan Pendampingan Korban Kejahatan Seksual Oknum Pimpinan Majelis Dzikir
Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan
Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi
GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tingkatan Kolaborasi dan Prestasi Mahasiswa, UNSIKA Karawang Jadi Tuan Rumah Pertemuan SELA BKS-PTN Barat Bidang Pendidikan 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:03 WIB

Brits Hotel Karawang Komitmen Dukung Lestarikan Budaya Daerah Melalui Program Budaya Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:59 WIB

Kejagung RI Alokasikan Dana Pembangunan Kantor Kejari Karawang Sebesar 20 M

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:49 WIB

Malam Satu Suro, PSHT Karawang Gelar Doa Bersama dan Tradisi Bubur Suroan di Padepokan Among Rasa

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Dinas P3A Pemerintah Kabupaten Karawang Lakukan Pendampingan Korban Kejahatan Seksual Oknum Pimpinan Majelis Dzikir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:24 WIB

Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:50 WIB

GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara

Berita Terbaru