Pupuk Kujang Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia Guna Kurangi Impor

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Pupuk Kujang Cikampek menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk pembangunan pabrik pupuk NPK Nitrat. Dengan kontrak itu, proyek pembangunan pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia dimulai.

Direktur Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif mengatakan, pembangunan pabrik NPK nitrat ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

“Melalui pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang, kita bisa memproduksi NPK Nitrat sendiri, sehingga NPK Nitrat lebih mudah didapat petani Indonesia,” kata Budi usai penandatanganan kontrak EPC tersebut di Karawang, Selasa, (28/10/ 2025).

Menurut Budi ,bahwa pembangunan pabrik NPK Nitrat memiliki nilai sangat strategis. Sebab, selama ini, pupuk NPK berbasis nitrat yang digunakan di Indonesia mayoritas diimpor dari luar negeri. Dalam setahun, sekira 500 ribu Ton NPK Nitrat didatangkan dari luar negeri.

“Dengan adanya NPK Nitrat pertama di Indonesia ini, petani Indonesia tak lagi sepenuhnya tergantung pada impor. Kita bisa buat sendiri, lebih mudah dijangkau petani,” ujarnya

Adapun kontrak kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif dan Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih dan disaksikan langsung oleh SVP Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia, Herdijanto Utomo.

Rencananya, kapasitas produksi pabrik NPK Nirat di Pupuk Kujang diproyeksikan mencapai 100.000 Ton per tahun. Adapun proses pengerjaan akan memakan waktu selama 21 bulan.

“Pembangunan direncanakan akan selesai pada Kuartal 3 tahun 2027 dan akan berkontribusi menambah kapasitas produksi pupuk nasional mulai tahun tersebut,” singkatnya.

Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih mengungkapkan, kerja sama ini merupakan amanah sekaligus bentuk kolaborasi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Dipercaya membangun pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia, Triyani meyakini hal ini sebagai tonggak sejarah industri pupuk nasional.

“Kita harus menjalankan langkah strategis ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga bisa mewujudkan pabrik yang bisa menghasilkan pupuk berkualitas tinggi, dan efisien,” ujat Triyani.

Jamsaton Nababan, Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, melalui SVP Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia, Herdijanto Utomo menuturkan, pembangunan NPK Nitrat di Pupuk Kujang diharapkan bisa berkontribusi meningkatkan produksi pangan nasional. Adapun Rekind dipilih sebagai bentuk sinergi antar BUMN.

“Selain bisa memenuhi kebutuhan pupuk NPK nitrat dalam negeri, pabrik ini juga diharap bakal mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” kata Jamsaton.

Pupuk Kujang telah melakukan riset NPK nitrat sejak awal tahun 2024. Dimulai dari tahap ideasi, dilanjutkan ke formulasi, hingga uji coba efikasi tanaman. Pengujian dilakukan di Kujang Kampioen, sebuah fasilitas kebun riset. Dalam uji coba tersebut, NPK nitrat diaplikasikan ke berbagai tanaman seperti cabai, tomat, dan bawang merah.

Riset tersebut sebagai persiapan panjang agar NPK Nitrat yang dihasilkan berkualitas baik secara konsisten. Saat ini, sejumlah petani Indonesia mulai penasaran dengan NPK nitrat tersebut. Di Brebes misalnya, puluhan petani bawang merah telah mengikuti demplot dan mulai mencoba sampel NPK Nitrat. Hasilnya, beberapa petani mengaku mendapat tanaman bawang merah yang lebih tahan terhadap kelembapan.

Pupuk NPK Nitrat merupakan pupuk yang ramah lingkungan dikarenakan pada saat pengaplikasiannya pada tanaman tidak ada emisi gas rumah kaca yang terlepas ke lingkungan.

” Adapun pupuk NPK Nitrat yang dihasilkan Pupuk Kujang direncanakan akan diserap oleh sektor pertanian hortikultura diantaranya produk sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat-obatan”.

Sejarah keberadaan PT Pupuk Kujang

PT Pupuk Kujang adalah anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), produsen pupuk di Jawa Barat yang memproduksi pupuk bersubsidi untuk didistribusikan di wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah. Pupuk Kujang juga terus berinovasi menghasilkan berbagai produk pupuk non subsidi dan produk-produk retail lainnya.

Adapun Rekayasa Industri adalah perusahaan rancang bangun industri yang telah puluhan tahun beroperasi. Saat ini Rekind adalah satu-satunya perusahaan EPC nasional yang sepenuhnya dimiliki Indonesia.

“Banyak proyek industri skala besar yang telah dikerjakan Rekind seperti pabrik pupuk, pabrik kimia, biofuel, migas, serta proyek pembangkit listrik dan infrastruktur. “(Jay)

Berita Terkait

Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia
Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI
Polres Karawang Borgol Pelaku Penikaman di Perum Garden City Cengkong Purwasari
Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026
Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa
Kantor Kejari di Seruduk Puluhan Aliansi Mahasiswa Pemuda Pangkal Perjuangan Karawang dengan 5 Tuntutan
Polres Karawang Bongkar 2.884 Butir Peredaran Obat Keras Tertentu
Polres Karawang Bongkar Peredaran Obat Ilegal, 8000 Butir Obat Keras Disita

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:28 WIB

Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:55 WIB

Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:04 WIB

Polres Karawang Borgol Pelaku Penikaman di Perum Garden City Cengkong Purwasari

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:20 WIB

Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:16 WIB

Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Senin, 8 Desember 2025 - 16:42 WIB

Polres Karawang Bongkar 2.884 Butir Peredaran Obat Keras Tertentu

Senin, 8 Desember 2025 - 16:42 WIB

Polres Karawang Bongkar Peredaran Obat Ilegal, 8000 Butir Obat Keras Disita

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:06 WIB

HAKORDIA Tahun 2025, Kejari Karawang Terima Penghargaan Amankan Aset Daerah dan Optimalisasi Peningkatan PAD

Berita Terbaru