Kronologi Perawatan Pasien Abses dengan Komorbid Diabetes Militus, ini Penjelasan RS Hastien

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 12 Oktober 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG,– Rumah Sakit Hastien Karawang angkat suara terkait dugaan tudingan malpraktek terhadap salah satu pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Manajer Pelayanan Medis RS Hastien, dr. Fahri Trisnaryan P, MMRS, Sp.MK, menjelaskan bahwa pasien datang dengan keluhan nyeri dan bengkak di area bokong serta perut bagian bawah, disertai demam. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menemukan tanda-tanda infeksi di sekitar bokong dan perut bawah.

“Pasien memiliki riwayat penyakit diabetes melitus (DM) yang memang dapat memperberat kondisi infeksi. Kami melakukan tindakan operasi untuk evakuasi nanah di daerah bokong dan perut bawah, dan didapati nanah dalam jumlah banyak yang sudah meluas hingga rongga perut bawah,” ungkapnya dr. Fahri. Sabtu,(11/10/2025).

Tim dokter melakukan pembersihan (debridement) dan irigasi antiseptik. Luka tidak dijahit rapat, melainkan diberikan kasa di dalam luka sebagai drainase pasif untuk mengeluarkan sisa cairan.

Bukan hanya itu, Selama masa perawatan, pasien mendapat terapi antibiotik, pengendalian gula darah, dan perawatan luka.

“Kondisi pasien terus membaik, demam hilang, nyeri berkurang, dan luka menunjukkan proses penyembuhan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Keperawatan Hendra Kurniawan, S.Kep, dan Manager Marketing Nurultya, S.ST, yang mendampingi keluarga pasien, menyebut bahwa saat pasien dipulangkan, kondisinya sudah membaik dan stabil.

Ia juga menyebut jika seluruh tindakan medis telah dilakukan sesuai prosedur dan standar pelayanan kesehatan.

“Tanda vital pasien normal, tidak ada tanda infeksi aktif. Kami juga memberikan edukasi agar pasien melakukan kontrol rutin untuk perawatan luka dan pemantauan kadar gula darah,” ujar Hendra.

Kendati demikian, takdir berkata lain. Sebelum kontrol pertama, pasien diketahui meninggal dunia. Saat ditemui pihak rumah sakit untuk diberikan penjelasan terkait prosedur tindakan evakuasi nanah dan perawatan pasca operasi, keluarga pasien telah menerima serta mengikhlaskan kepergian.

“Kami atas nama rumah sakit menyampaikan bela sungkawa, semoga keluarga pasien diberikan ketabahan,”tuturnya.

“Dengan penjelasan ini, RS Hastien Karawang menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan medis yang profesional, transparan, dan sesuai standar keselamatan pasien.” pungkasnya (Jay).

Berita Terkait

Ketua Umum IPSI Karawang Dea Eka Rizaldi Kunjungi Padepokan SH Terate Karawang, Disambut Reog Ponorogo Meriah dan Resmikan Padepokan Among Rasa
Perayaan Pergantian Tahun Baru 2026, Hotel Brits Adakan Pajamas Day Out
APJATEL Kukuhkan Korda Karawang, Perkuat Sinergi Pemkab Rapikan Kabel Demi Karawang Masagi
Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia
Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI
Polres Karawang Borgol Pelaku Penikaman di Perum Garden City Cengkong Purwasari
Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026
Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:12 WIB

Ketua Umum IPSI Karawang Dea Eka Rizaldi Kunjungi Padepokan SH Terate Karawang, Disambut Reog Ponorogo Meriah dan Resmikan Padepokan Among Rasa

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:40 WIB

Perayaan Pergantian Tahun Baru 2026, Hotel Brits Adakan Pajamas Day Out

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:58 WIB

APJATEL Kukuhkan Korda Karawang, Perkuat Sinergi Pemkab Rapikan Kabel Demi Karawang Masagi

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:28 WIB

Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:55 WIB

Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:20 WIB

Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:16 WIB

Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Senin, 8 Desember 2025 - 18:43 WIB

Kantor Kejari di Seruduk Puluhan Aliansi Mahasiswa Pemuda Pangkal Perjuangan Karawang dengan 5 Tuntutan

Berita Terbaru