HARIAN KARAWANG, – Layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang sempat terhenti setelah panel utama terbakar pada Kamis pagi. Insiden tersebut menyebabkan pemadaman listrik total di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Direktur RSUD Kabupaten Karawang, dr.Andri Sariful Alam, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 WIB pada panel distribusi listrik dari PLN ke rumah sakit.
“Panel listrik terbakar dan menyebabkan listrik padam total di seluruh rumah sakit. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit dan tidak merembet ke area lain,” katanya.
Ia menjelaskan, pihak rumah sakit langsung melakukan mitigasi dengan mengoperasikan genset mobile untuk menjaga layanan di ruang-ruang kritis, seperti ICU, PICU, dan ruang perawatan anak.
“Ruang-ruang emergensi menjadi prioritas utama agar pasien tetap tertangani,” ujarnya.
Selain itu, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara dibatasi. Pasien dengan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan intensif diarahkan ke ruang khusus, sementara pasien nonkritis disarankan berobat ke rumah sakit lain di sekitar Karawang.
Sejumlah layanan penunjang seperti laboratorium dan radiologi juga sempat dihentikan sementara. Namun, peralatan medis vital dan penyimpanan darah telah diamankan sesuai prosedur.
Menurut dr.Andri , terdapat sekitar 200 pasien yang terdampak akibat pemadaman listrik tersebut. Pasien di ruang ICU tetap aman karena peralatan medis dilengkapi sistem UPS yang mampu bertahan hingga empat jam sebelum genset beroperasi penuh.
“Kami mohon maaf kepada seluruh pasien, keluarga pasien, dan masyarakat atas ketidaknyamanan ini,” ungkapnya,Kamis (5/2/2026)
Andri Sariful Alam menambahkan, pasokan listrik dari PLN ditargetkan kembali normal pada pukul tiga setelah proses penyambungan kabel selesai dilakukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa panel listrik yang terbakar merupakan instalasi lama yang digunakan sejak rumah sakit berdiri pada 2002–2003. Penggantian panel listrik sebenarnya telah direncanakan pada tahun ini, namun kejadian tersebut membuat proses penggantian harus dipercepat.
“Panel ini memang sudah masuk rencana penggantian. Setelah kejadian ini, mau tidak mau harus segera diganti dengan yang baru,” ujarnya.
“RSUD Karawang menyampaikan apresiasi kepada BPBD dan PLN Karawang yang bergerak cepat membantu penanganan kebakaran dan pemulihan pasokan listrik,” pungkasnya.(Jay)







