Edah TKW asal Karawang Terlantar di KJRI

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Seorang Tenaga Kerj Wanita asal Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang , Jawa Barat. Saat ini sedang terlunta lunta di Shelter Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) menanti kepulangannya ke Tanah Air.

Koordinator Tim hukum Jabar Istimewa Kabupaten Karawang, Saripudin, mengataka pihaknya fokus untuk membantu memulangkan Edah ke Tanah Air secepatnya jangan sampai berlarut-larut, terlebih ada tuntutan dari pihak agency nya yang di luar negeri, yang meminta biaya pemulangan Edah sebesar Rp. 75 juta dan sekarang biaya tersebut sudah turun menjadi Rp. 23 juta.

“Kami mendesak Sarip Ibrahim selaku agen yang memberangkatkan Edah untuk segera memulangkan Edah ke Tanah Air, sesuai dengan pernyataan yang dibuat saat mediasi bersama Disnakertrans Karawang, bahwa beliau siap menanggung semua biaya untuk mengembalikan Edah ke kampung halamannya dengan syarat semua laporan yang dilakukan pihak keluarga di cabut,” ungkap , Jumat (25/10/2025)

Menurut Saripudin, kami Tim hukum Jabar istimewa mendorong agar Sarip Ibrahim segera melakukan action riilnya, untuk mengembalikan Edah ke Indonesia, bukan hanya dalam bentuk pernyataan saja Karena surat pernyataan kapan saja bisa di cabut.

“Adapun persoalan hukum yang di hadapinya kita kesampingkan dahulu, yang terpenting Edah pulang dulu ke Indonesia,” Ujar Saripudin usai mediasi yang diinisiasi Disnakertrans Karawang diruang PTSP.

Ditempat yang sama, Tim Jabar Istimewa Ujang Suhana menegaskan, Disnakertrans Karawang harus segera memanggil Sarip Ibrahim untuk berunding bersama kami, agar tercapai kesepakatan bersama yaitu bagaimana tugas dan tanggungjawab Sarip Ibrahim untuk memulangkan Edah ke Tanah Air.

“Semoga dengan dengan adanya Tim hukum Jabar Istimewa Kabupaten Karawang, bisa membantu menyelesaikan permasalahan Edah dan bisa menjawab kekhawatiran keluarga dengan kepulangan Edah ke Tanah Air dalam waktu dekat,”pungkasnya.( Jay)

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ
​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS
PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun
KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota
GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga
GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:37 WIB

DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WIB

GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:46 WIB

GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terbaru