“Pertama”: Ketika Musik Menjadi Ruang Pulih dan Cinta yang Bertumbuh

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : FAKHRI NURLUTHFI, FUSH PERTAMA Single From 2025.(Doc.Ist)

Foto : FAKHRI NURLUTHFI, FUSH PERTAMA Single From 2025.(Doc.Ist)

KARAWANG – Dua talenta muda di dunia musik Indonesia, Fakhrinurluthfi dan Fush, kembali menggugah nurani pendengar dengan karya kolaboratif yang menyentuh, “Pertama”.

Lagu ini dirilis pada 23 Mei 2025 sebagai sebuah balada yang berbicara tentang cinta pertama, bukan sekadar dari sisi romantisme, namun juga sebagai pengalaman emosional yang membentuk pribadi dan perjalanan hidup. (23/05/2025)

Liriknya puitis dan jujur, menyayat perasaan, namun juga menenangkan. Musik yang minimalis justru membuat makna lagu semakin kentara: kejujuran tidak memerlukan banyak ornamen.

Menyulam Luka Menjadi Kekuatan

“Pertama” bukan lagu cinta yang konvensional. Ini adalah narasi tentang luka dan kebangkitan.

Lirik seperti “tawa yang hadir di sela tangis” atau “lukamu sembuh oleh senyumku” menunjukkan kedalaman perasaan yang tidak sering kita temui dalam lagu-lagu pop modern.

Menurut Fakhrinurluthfi, cinta pertama adalah cinta yang diperjuangkan.

Ia menolak pengertian cinta pertama sebatas ‘siapa yang datang lebih dulu’, tetapi lebih kepada siapa yang benar-benar tinggal dan mengubah hidup.

“Bukan hanya soal romansa, tapi tentang pengaruh mendalam yang membentuk siapa kita hari ini,” ujarnya.

Fush menambahkan, lagu ini adalah “pelukan hangat” bagi mereka yang tengah merayakan cinta atau justru sedang berusaha memahaminya.

Kejujuran Musik dalam Kesederhanaan

Musik “Pertama” tidak mencoba untuk mencuri perhatian dengan kompleksitas.

Alih-alih, aransemen piano lembut dan gesekan string sederhana justru menjadi kanvas yang sempurna untuk menyuarakan emosi yang dalam.

Menurut keduanya, kesederhanaan ini adalah hasil dari kedewasaan bermusik dan mengesampingkan ego dalam berkreasi.

“Lagu ini memang tidak lambat atau murung seperti balada pada umumnya.

Justru ada beat yang membuat orang ingin bernyanyi, tapi tetap menyisakan ruang hening untuk merenung,” kata Fush.

Pilihan ini memberi ruang bagi pendengar untuk terlibat secara emosional, bukan hanya menjadi penikmat pasif.

Dari Studio ke Ruang Emosi Publik

Dirilis oleh RFNP Records, “Pertama” langsung mendapat sambutan positif.

Hanya beberapa jam setelah diluncurkan di platform streaming digital, lagu ini mulai dibicarakan di media sosial.

Banyak yang membagikan kisah cinta pribadi mereka, membuktikan bahwa lagu ini telah menyentuh benak banyak orang.

Ada kekuatan yang nyata dalam kesedihan yang disampaikan secara tenang.

Lagu ini menjadi medium untuk mengenang, menerima, dan mungkin, memaafkan.

Para pendengar merasa seolah sedang membaca halaman buku harian mereka sendiri—penuh luka, namun juga harapan.

Bukan Sekadar Lagu, Tapi Cerita yang Melekat

“Pertama” akan diingat bukan karena menjadi hit instan, tapi karena kedalaman maknanya.

Lagu ini berhasil menyuarakan nuansa emosional yang kerap tak bisa diungkapkan lewat kata-kata biasa.

Mereka yang pernah patah hati, yang pernah merasa cinta pertama mereka adalah segalanya, akan menemukan cerminan diri dalam lagu ini.

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa “Pertama” bukan sekadar lagu, tapi sebuah karya yang menjadi pelipur lara sekaligus penyulut keberanian untuk mencintai lagi.

Refleksi dan Solusi: Ruang Musik Sebagai Terapi Emosi

Melalui “Pertama”, Fakhrinurluthfi dan Fush mengajarkan bahwa musik bisa menjadi medium terapi emosi yang efektif.

Lagu ini tidak hanya bicara tentang cinta pertama sebagai nostalgia, tetapi sebagai pengalaman tumbuh.

Karya ini mengajarkan bahwa luka tidak harus dilupakan, tetapi bisa dikenang sebagai bagian dari proses menjadi dewasa.

Musik menjadi ruang aman untuk itu.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa industri musik Indonesia masih punya ruang untuk karya jujur dan berani secara emosional.

Semoga karya seperti “Pertama” terus muncul—bukan karena viralitas, tapi karena ia menyentuh dan menyembuhkan.***

Kontak:
📱 0812 9166 0674
📧 rfnprecords@gmail.com

Media Sosial & Platform:
📸 Instagram: https://www.instagram.com/fakhrinurluthfi
▶️ YouTube: https://www.youtube.com/@FakhriNurluthfi

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Presenter Kompas TV Gita Maharkesri Menangis, Tanda-tanda Media Konvensional Diambang Bahaya Ɓesar
Ini Analisis Roy Suryo Terkait Video Adegan Konten Dewasa Selebgram Lisa Mariana dan Pasangannya
Ingin Jadi Selebriti? Tapi Belum Pernah Tampil di Media? Kami Bisa Bantu Mempublikasikan Profil Anda!
Selebgram Cantik Cut Intan Nabila Belum Gugat Cerai Suami Pelaku KDRT, Begini Penjelasan Kuasa Hukumnya
Penyanyi Cantik Mahalini Raharja. Akhirnya Buka Suara Tentang Perasaannya Usai Difitnah Selingkuh
6 Oktober, John Legend Bersama Yura Yunita dan Siti Nurhaliza Siap Hadirkan Malam yang Penuh Warna dan Magis!
Tiket Konser John Legend di Sentul: Harga dari Rp900 Ribu hingga Rp5,5 Juta, Segera Beli Sebelum Kehabisan
BNSP Sertifikasi 37 Musisi Terkenal, Langkah Penting dalam Pengakuan Kompetensi Profesional di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:14 WIB

“Pertama”: Ketika Musik Menjadi Ruang Pulih dan Cinta yang Bertumbuh

Sabtu, 3 Mei 2025 - 08:19 WIB

Presenter Kompas TV Gita Maharkesri Menangis, Tanda-tanda Media Konvensional Diambang Bahaya Ɓesar

Sabtu, 5 April 2025 - 06:30 WIB

Ini Analisis Roy Suryo Terkait Video Adegan Konten Dewasa Selebgram Lisa Mariana dan Pasangannya

Rabu, 2 April 2025 - 13:56 WIB

Ingin Jadi Selebriti? Tapi Belum Pernah Tampil di Media? Kami Bisa Bantu Mempublikasikan Profil Anda!

Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:42 WIB

Selebgram Cantik Cut Intan Nabila Belum Gugat Cerai Suami Pelaku KDRT, Begini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Selasa, 1 Oktober 2024 - 09:51 WIB

Penyanyi Cantik Mahalini Raharja. Akhirnya Buka Suara Tentang Perasaannya Usai Difitnah Selingkuh

Senin, 9 September 2024 - 00:17 WIB

6 Oktober, John Legend Bersama Yura Yunita dan Siti Nurhaliza Siap Hadirkan Malam yang Penuh Warna dan Magis!

Sabtu, 7 September 2024 - 03:47 WIB

Tiket Konser John Legend di Sentul: Harga dari Rp900 Ribu hingga Rp5,5 Juta, Segera Beli Sebelum Kehabisan

Berita Terbaru