Pelajar di Karawang Masih Bawa Motor, Imbauan Gubernur Jabar? Bodo Amat!

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 43/ PK.03.04/KESRA yang secara khusus ditujukan ke seluruh satuan pendidikan dan siswa siswi di wilayah Jawa Barat.

Melarang pelajar yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) siswa-siswi yang belum cukup umur menggunakan kendaraan bermotor, dan lebih baik jalan kaki atau naik transportasi umum untuk pulang-pergi sekolah serta tidak menggunakan sepeda motor ke sekolah

Hal itu menjadi salah satu poin dalam surat edaran yang diteken Dedi Mulyadi pada 2 Mei 2025 lalu untuk itu ditujukan ke Dinas Pendidikan Jabar serta Kanwil Kemenag Jabar.

Diketahui kegiatan pembelajaran formal sekolah berada di tangan pemerintah kota/kabupaten hingga provinsi, sementara pembelajaran sekolah berbasis keagamaan yakni madrasah ada di bawah Kemenag.

Surat edaran itu, ditujukan untuk membangun karakter para pelajar di Jabar. Terdapat sembilan poin pada surat yang dikeluarkan pada tanggal 2 Mei 2025 tersebut. Salah satu poinnya adalah larangan peserta didik menggunakan kendaraan bermotor dan diimbau naik angkutan umum atau jalan kaki.

“Peserta didik yang belum cukup umur dilarang menggunakan kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan penggunaan angkutan umum, atau berjalan kaki dengan jangkauan sesuai dengan kemampuan fisik peserta didik,” demikian poin keenam dalam edaran Dedi Mulyadi tersebut.

Adapun tujuan dari surat himbauan tersebut guna untuk membentuk karakter peserta didik sejak usia dini hingga pendidikan menengah di Jawa Barat demi terwujudnya konsep “Gapura Panca Waluya”, yaitu karakter Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (gesit).

Peserta didik yang belum cukup umur dilarang menggunakan kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan penggunaan angkutan umum, atau berjalan kaki dengan jangkauan sesuai dengan kemampuan fisik peserta didik,” jelasnya.

Sementara itu, kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Riesye mengatakan bahwa , kami dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah memberikan arahan dan himbauan terkait siswa siswi yang belum memiliki SIM menggunakan kendaraan ke sekolah.saat di konfirmasi oleh HARIAN KARAWANG, Senen (13/10/2025)

Adapun bagi siswa-siswi yang belum memiliki SIM tetap menggunakan kendaraan sendiri maka agar dilakukan kajian dan analisi, sehingga alasannya jelas secara rasional dan faktual.

“Selain kajian analisis yang rasional dan faktual maka tidak diperkenan kan untuk tidak membawa kendaraan dari rumah ke sekolah dan itu himbauan untuk semua siswa siswi yang ada di wilayah Jawa Barat,”singkatnya.

Hasil pantauan dilapangan oleh HARIAN KARAWANG.COM masih ada setiap sekolah pelajar atau siswa siswi yang menggunakan kendaraan bermotor saat berangkat ke sekolah dengan menggunakan kendaraan bermotor salah satunya SMKN 1 Rengasdengklok, kendaraan motor yang berparkir di samping sekolah (Jay)

Berita Terkait

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia 54 Tahun
Kejari Karawang Terapkan Skema WFH-WFO, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Optimal
Pelaksanaan WFH Perumdam Tirta Tarum Karawang Mulai Jumat Besok
Budaya K3 di Pupuk Kujang bisa turut mendorong kemampuan masyarakat menghadapi situasi darurat
IPSI CUP 2026: Ajang Bergengsi Pencak Silat Karawang, Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi Menuju POPWILDA
Pererat Silaturahmi dan Kembali Fokus Latihan, PSHT Karawang Gelar Halal Bihalal Akbar di Padepokan Among Rasa
Sinergi Pesilat, FKPPI, dan Pramuka: Tebar Takjil Gratis di Pasar Wadas Lemahabang
Kejaksaan Negeri Karawang Bersama Gabungan Unsur Organisasi Kemanusiaan dan Kemasyarakatan Dirikan Posko Sentral Terpadu Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:56 WIB

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia 54 Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 18:08 WIB

Kejari Karawang Terapkan Skema WFH-WFO, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 12:45 WIB

Pelaksanaan WFH Perumdam Tirta Tarum Karawang Mulai Jumat Besok

Rabu, 15 April 2026 - 21:46 WIB

Budaya K3 di Pupuk Kujang bisa turut mendorong kemampuan masyarakat menghadapi situasi darurat

Jumat, 10 April 2026 - 19:30 WIB

IPSI CUP 2026: Ajang Bergengsi Pencak Silat Karawang, Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi Menuju POPWILDA

Minggu, 5 April 2026 - 08:55 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kembali Fokus Latihan, PSHT Karawang Gelar Halal Bihalal Akbar di Padepokan Among Rasa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:18 WIB

Sinergi Pesilat, FKPPI, dan Pramuka: Tebar Takjil Gratis di Pasar Wadas Lemahabang

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:58 WIB

Kejaksaan Negeri Karawang Bersama Gabungan Unsur Organisasi Kemanusiaan dan Kemasyarakatan Dirikan Posko Sentral Terpadu Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru