Manager RS Hastien, Jelaskan Keluarga Pasien Tidak Boleh Bawah Anak bawah usia 12 Tahun Masuki Area demi Keselamatan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 November 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Rumah Sakit Hastien Karawang memberikan klarifikasi terkait insiden seorang anak yang terjatuh dari lantai 2 gedung rumah sakit pada Senin (17/11/2025).

Manager Marketing RS Hastien Karawang, Nurultya, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit sejak awal telah memiliki imbauan keamanan bagi pengunjung.

“Kami sudah sejak lama mengimbau agar anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak memasuki area tertentu di rumah sakit demi keselamatan,” ujarnya, Selasa,(18/11/2025).

Meski demikian, ia memastikan rumah sakit tetap melakukan investigasi internal untuk mengetahui detail kejadian. Setelah terjatuh, korban langsung mendapat penanganan awal oleh tim medis RS Hastien.

“Pertolongan pertama kami lakukan secara optimal. Pemeriksaan CT Scan juga langsung kami jalankan,” kata Nurultya.

Ia menambahkan bahwa pasien kemudian dirujuk ke RS Citra Sari Husada (CSH) karena memerlukan dokter spesialis bedah saraf.

“Di Hastien, spesialis bedah saraf belum tersedia, jadi rujukan harus dilakukan agar pasien mendapat penanganan terbaik,” jelasnya.

Nurultya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. “Kami sangat berduka atas kejadian ini. Komunikasi dengan keluarga terus kami lakukan sejak awal,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pihak keluarga merespons dengan baik dan persoalan ini dibenarkan oleh pihak keluarga sebagai musibah.

“Alhamdulillah, keluarga menerima dengan lapang dada dan berterima kasih atas upaya yang telah kami lakukan. Mereka menganggap ini sebagai musibah,” ungkapnya.

RS Hastien memastikan peningkatan pengawasan dan keamanan di seluruh area rumah sakit.

“Keselamatan pengunjung adalah prioritas kami, dan pengawasan akan kami perketat,” tutup Nurultya.(Jay )

Berita Terkait

Ketua Umum IPSI Karawang Dea Eka Rizaldi Kunjungi Padepokan SH Terate Karawang, Disambut Reog Ponorogo Meriah dan Resmikan Padepokan Among Rasa
Perayaan Pergantian Tahun Baru 2026, Hotel Brits Adakan Pajamas Day Out
APJATEL Kukuhkan Korda Karawang, Perkuat Sinergi Pemkab Rapikan Kabel Demi Karawang Masagi
Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia
Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI
Polres Karawang Borgol Pelaku Penikaman di Perum Garden City Cengkong Purwasari
Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026
Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:12 WIB

Ketua Umum IPSI Karawang Dea Eka Rizaldi Kunjungi Padepokan SH Terate Karawang, Disambut Reog Ponorogo Meriah dan Resmikan Padepokan Among Rasa

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:40 WIB

Perayaan Pergantian Tahun Baru 2026, Hotel Brits Adakan Pajamas Day Out

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:58 WIB

APJATEL Kukuhkan Korda Karawang, Perkuat Sinergi Pemkab Rapikan Kabel Demi Karawang Masagi

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:28 WIB

Polres Karawang Kerahkan 264 Personal Amankan Aksi Unjuk Rasa di PT TJ Forge Indonesia

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:55 WIB

Kantor Imigrasi Karawang Tegaskan Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Bukan Berlaku Bagi WNA tapi WNI

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:20 WIB

Alfamart Sahabat Posyandu Sentuh 30.000 Anak Sepanjang 2025, Kodomo Perpanjang Dukungan hingga 2026

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:16 WIB

Atas Desakan Demo Mahasiswa, Kejari Karawang Tetapkan Kades Tanjung Bungin Sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Senin, 8 Desember 2025 - 18:43 WIB

Kantor Kejari di Seruduk Puluhan Aliansi Mahasiswa Pemuda Pangkal Perjuangan Karawang dengan 5 Tuntutan

Berita Terbaru