Kegiatan Mengajar Aritmatika di TBM Tepas Elmu Desa Kemiri Tingkatkan Pemahaman Matematika Dasar Anak

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG Taman Baca Masyarakat (TBM) Tepas Elmu Desa Kemiri terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di lingkungan desa. Pada tahun 2026, TBM Tepas Elmu melaksanakan kegiatan pembelajaran aritmatika sebagai upaya memperkuat pemahaman dasar matematika anak-anak sejak usia sekolah dasar.

Kegiatan pembelajaran ini dirancang secara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman serta aktif berpartisipasi. Materi yang disampaikan difokuskan pada pengenalan bangun datar dan bangun ruang, sebagai bagian penting dari pembelajaran aritmatika dasar.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal berbagai bentuk bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran, serta bangun ruang seperti kubus, balok, dan tabung. Tidak hanya mengenal bentuk, anak-anak juga diperkenalkan dengan unsur-unsur bangun tersebut, seperti sisi, rusuk, sudut, dan titik sudut, melalui contoh konkret dan media pembelajaran sederhana yang mudah dipahami.

Kegiatan mengajar aritmatika ini diikuti oleh anak-anak usia sekolah dasar di Desa Kemiri dan dibimbing langsung oleh Mahasiswa/i KKN Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Desa Kemiri. Para mahasiswa berperan sebagai pendamping belajar sekaligus fasilitator yang membantu anak-anak memahami materi dengan bahasa yang ringan dan komunikatif.

Pembelajaran dilaksanakan pada tahun 2026 sesuai dengan jadwal rutin yang telah ditetapkan oleh Mahasiswa/i KKN UNSIKA. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan jam luang anak-anak, sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah formal. Seluruh kegiatan berlangsung di TBM Tepas Elmu Desa Kemiri, yang selama ini menjadi pusat literasi dan edukasi bagi anak-anak desa.

Pembelajaran aritmatika, khususnya pengenalan bangun datar dan bangun ruang, dinilai penting untuk membangun dasar logika dan kemampuan berpikir matematis anak-anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal bentuk, tetapi juga memahami konsep dasar matematika yang akan sangat berguna pada jenjang pendidikan berikutnya.

Proses pembelajaran dikemas secara interaktif dengan metode belajar sambil bermain. Anak-anak diajak mengamati benda-benda di sekitar yang menyerupai bangun datar dan bangun ruang, menggambar bentuk, serta menghitung jumlah sisi, rusuk, dan sudut secara bersama-sama. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan membantu menghilangkan anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa TBM Tepas Elmu, Aklan, siswa kelas 2 SD, mengungkapkan kesan positifnya.

“Belajarnya sangat seru, asik, dan mudah dimengerti bersama kakak-kakak KKN Universitas Singaperbangsa Karawang. Kalau tahun depan ketemu lagi, aku mau belajar bareng lagi dengan materi yang berbeda, yaitu ngaji,” ujarnya.

Sementara itu, Alysa, siswi kelas 5 SD, juga menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kakak-kakak KKN UNSIKA sangat baik dan menyenangkan dalam menyampaikan materi. Aku mau belajar lagi seterusnya sama kakak-kakak KKN dengan materi yang sama, yaitu matematika, karena mudah dimengerti,” katanya.

Habibah, selaku PIC Aritmatika TBM Tepas Elmu, turut menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung.

“Siswa dan siswi TBM Tepas Elmu mencermati pembelajaran dengan baik, berpartisipasi secara aktif, serta menunjukkan respons yang cepat. Wawasan mereka dalam perhitungan juga sudah cukup baik. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan anak-anak terus aktif seperti ini. Terima kasih,” ungkapnya.

Melalui kegiatan mengajar aritmatika di TBM Tepas Elmu Desa Kemiri Tahun 2026, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan pemahaman matematika dasar, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan minat belajar yang berkelanjutan dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan. (Alam)

Berita Terkait

Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan
Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi
GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara
Pasca Video Asusila Viral di Media Sosial Lima Pemuda Diamankan Polres Karawang
Direktur PUSTAKA Dian, Desak Video LGBT Viral Aparat Diminta Usut Dugaan Pidana Kesusilaan hingga Pengelola THM
Bupati Aep Murka Soal Video Viral Pesta Gay di THM Karawang, Ancam Cabut Izin Usaha
Ditemukan Map Atas Nama Bupati Karawang saat Penggeledahan Kejaksaan Agung, Ini Penjelasan Bupati Karawang Aep
FORKAB KPS Nusantara Karawang 2026 Sukses Digelar, Karawang Barat Raih Juara Umum

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:24 WIB

Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:50 WIB

GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:40 WIB

Pasca Video Asusila Viral di Media Sosial Lima Pemuda Diamankan Polres Karawang

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:01 WIB

Direktur PUSTAKA Dian, Desak Video LGBT Viral Aparat Diminta Usut Dugaan Pidana Kesusilaan hingga Pengelola THM

Senin, 8 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bupati Aep Murka Soal Video Viral Pesta Gay di THM Karawang, Ancam Cabut Izin Usaha

Senin, 8 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ditemukan Map Atas Nama Bupati Karawang saat Penggeledahan Kejaksaan Agung, Ini Penjelasan Bupati Karawang Aep

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:16 WIB

FORKAB KPS Nusantara Karawang 2026 Sukses Digelar, Karawang Barat Raih Juara Umum

Berita Terbaru