BPBD Karawang Imbau Warga Waspada, Banjir Berpotensi Terjadi hingga Februari

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG,- Melanda bencana banjir , 20 dari 30 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet serta ditambah Intensitas hujan tinggi dan angin kencang.

Kepala BPBD Karawang, Usep Supriatna mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang memperkirakan potensi banjir masih akan berlangsung hingga Februari 2025, meskipun puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Januari. Menurutnya kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih tingginya intensitas hujan di wilayah Karawang.

“Diperkirakan sampai Februari, hanya saja puncaknya di bulan Januari. Mudah-mudahan pada Februari intensitas hujan tidak setinggi Januari,” ungkap Usep, Sabtu (24/01/2025).

Menurut Usep, masyarakat diimbau untuk tetap waspada selama musim hujan, khususnya pada periode Januari hingga Februari. Warga diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, tidak panik, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi banjir agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat.

Usep mengingatkan, masyarakat agar menjaga lingkungan, terutama memastikan saluran air tidak tersumbat guna meminimalkan risiko terjadinya banjir susulan.

Sementara itu, BPBD Karawang mencatat hingga saat ini sebanyak 20 kecamatan di 58 desa terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 sentimeter. Akibatnya, sebanyak 1.198 jiwa terpaksa mengungsi.

“Sebanyak 10 ribu kepala keluarga dan 9.550 rumah terendam banjir,” pungkasnya(Jay)

Berita Terkait

Tingkatan Kolaborasi dan Prestasi Mahasiswa, UNSIKA Karawang Jadi Tuan Rumah Pertemuan SELA BKS-PTN Barat Bidang Pendidikan 2026
Brits Hotel Karawang Komitmen Dukung Lestarikan Budaya Daerah Melalui Program Budaya Lokal
Kejagung RI Alokasikan Dana Pembangunan Kantor Kejari Karawang Sebesar 20 M
Malam Satu Suro, PSHT Karawang Gelar Doa Bersama dan Tradisi Bubur Suroan di Padepokan Among Rasa
Dinas P3A Pemerintah Kabupaten Karawang Lakukan Pendampingan Korban Kejahatan Seksual Oknum Pimpinan Majelis Dzikir
Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan
Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi
GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tingkatan Kolaborasi dan Prestasi Mahasiswa, UNSIKA Karawang Jadi Tuan Rumah Pertemuan SELA BKS-PTN Barat Bidang Pendidikan 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:03 WIB

Brits Hotel Karawang Komitmen Dukung Lestarikan Budaya Daerah Melalui Program Budaya Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:59 WIB

Kejagung RI Alokasikan Dana Pembangunan Kantor Kejari Karawang Sebesar 20 M

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:49 WIB

Malam Satu Suro, PSHT Karawang Gelar Doa Bersama dan Tradisi Bubur Suroan di Padepokan Among Rasa

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Dinas P3A Pemerintah Kabupaten Karawang Lakukan Pendampingan Korban Kejahatan Seksual Oknum Pimpinan Majelis Dzikir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pelaku Diduga Pemimpin Majelis Dzikir Pakisjaya Perkosa Anak Dibawah Umur Hancur Harapan Jadi Polwan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:24 WIB

Tingkatkan Laju Digitalisasi, Pupuk Kujang Kembangkan Aplikasi dan Ekosistem AI untuk Efisiensi Operasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:50 WIB

GARDU Desak Pemkab Karawang Bangun SMP Negeri Baru di Rengasdengklok Utara

Berita Terbaru