Kasus Pencabulan Siswi SMP di Karawang, Pendamping Sosial Lakukan Asesmen Korban PKH

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Januari 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Kasus pelecehan dan pencabulan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, terus menyita perhatian berbagai pihak. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh oknum guru silat terhadap seorang siswi kelas VIII SMP tersebut kini mendapat atensi langsung dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Melalui pendamping sosial Direktorat Perlindungan Sosial Non-Kebencanaan (PSNK), Kementerian Sosial telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan assessment terhadap korban, sebagai langkah awal penanganan dan pemulihan pascakejadian.

Pendamping Direktorat PSNK Kecamatan Kutawaluya, Dedi Setiadi Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini karena korban diketahui sebelumnya merupakan penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

“Melalui assessment yang kami lakukan, mulai dari kronologis kejadian hingga kebutuhan yang diperlukan oleh anak, akan segera kami laporkan sebagai bahan rencana penanganan ke depan,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan ketua tim pendamping kecamatan dan kabupaten, serta Dinas Sosial Kabupaten Karawang, guna mendukung proses pemulihan korban, khususnya pada aspek psikologis dan emosional.

Pendampingan yang direncanakan meliputi pendampingan intensif, konseling, serta pemenuhan hak-hak dasar korban, agar anak tetap mendapatkan perlindungan maksimal di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

“Di tengah proses hukum yang berlangsung, fokus kami adalah memastikan hak-hak korban terpenuhi. Kami berharap dengan kerja sama lintas sektor, anak dapat terus melanjutkan pendidikan dan meraih mimpi-mimpinya di masa depan,” pungkas Dedi.
(Jay)

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ
​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS
PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun
KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota
GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga
GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:37 WIB

DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WIB

GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:46 WIB

GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terbaru