Wamendagri Bima Arya, Puji Kebijakan Bupati Aep Rampingkan SOTK Sejalan Kebijakan Nasional

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 7 November 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG , –. Kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Bima Arya Sugiarto ke Pemerintah Kabupaten Karawang, menilai kebijakan yang diambil Bupati Karawang Aep Syaepuloh tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong efektivitas dan efisiensi pemerintahan daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Pujian beraninya Pemerintah Kabupaten Karawang yang melakukan perampingan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) perangkat daerah sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan efisiensi anggaran sebesar Rp 59,4 miliar, Jumat (7/11/2025).

Menurut Bima Arya, pak Bupati tadi menyampaikan langkah-langkah untuk melakukan perampingan birokrasi. Ini kami apresiasi karena saat ini kita ingin agar pemerintahan lebih efektif.

“Kalau bisa dihemat, lakukan efisiensi. Saya mencatat, bahkan bisa jadi penghematan itu mencapai Rp100 miliar,” ujar Bima Arya.

Bima Arya juga mengingatkan agar perampingan struktur tidak berdampak negatif terhadap kinerja dan capaian program pemerintah daerah.

“Perampingan ini pilihan yang sangat baik untuk membuat birokrasi lebih ramping dan efektif, tapi saya titip, jangan sampai berdampak pada target kinerja. Asesmen dan KPI-nya harus tetap dijaga,” singkatnya.

Selain menyoroti reformasi birokrasi, Wamendagri juga menilai fokus Pemkab Karawang pada penguatan koperasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai langkah yang strategis.

“Kalau saat ini fokusnya pada koperasi, kita berharap koperasi bisa ditangani dengan maksimal,” kata Bima.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aep Syaepuloh memaparkan bahwa perampingan struktur organisasi dilakukan melalui penggabungan enam perangkat daerah menjadi tiga OPD baru, serta penataan ulang sejumlah bidang lintas dinas.

Perubahan tersebut meliputi:
* Bidang Pemuda dan Olahraga dari Dinas Pendidikan dipindahkan ke Dinas Pariwisata,
* Bidang Kebudayaan dari Dinas Pariwisata dialihkan ke Dinas Pendidikan,
* Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan digabung dengan Dinas Perikanan,
* Dinas Perindustrian dan Perdagangan digabung dengan Dinas Koperasi dan UKM,
* Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak disatukan dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Selain itu, di tingkat kecamatan juga dilakukan penyederhanaan jabatan pengawas, dari semula lima kepala seksi menjadi empat atau tiga jabatan sesuai tipologi wilayah.

Langkah tersebut diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp59,4 miliar per tahun, terutama dari pos tunjangan jabatan dan operasional perangkat daerah.

“Perampingan ini bagian dari reformasi kelembagaan agar organisasi pemerintah lebih ramping, kaya fungsi, dan responsif terhadap tantangan fiskal,” jelas Aep.

Kebijakan perampingan ini juga merupakan tindak lanjut atas turunnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp757 miliar atau sekitar 23,3 persen dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Bupati Aep telah menegaskan tidak akan memangkas tunjangan ASN, namun akan memperketat evaluasi kinerja pegawai agar pemberian tunjangan berbasis produktivitas.

“Dengan langkah efisiensi dan reformasi kelembagaan ini, Pemkab Karawang berharap dapat menjaga stabilitas pelayanan publik dan tetap fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tanpa terbebani oleh struktur birokrasi yang gemuk dan tidak produktif.” Pungkasnya.(Jay)

Berita Terkait

Polisi Karawang Borgol Jumyadi Pelaku Curi Motor dan HP dengan Kekerasan
Bilal Ismail Hamdi Bin Aman Suwarman Warga Karawang Cekik Pacar hingga Tewas, Mayat Dibuang di Saluran Air Kawasan KJIE
Camat Pangkalan dan Istri Diduga Tipu Nasabah Perumahan Syariah Akhirnya Dilaporkan Ke Polisi
Asyik ! Purna ASN Bisa Ikut Lebaran Uang Kadedeuh Korpri Caer
Rektor Unsika Terjunkan 35 Mahasiswa Fasilkom Kedesa Sosialisasikan Digitalisasi
Hadirnya PT Pertamina PHE ONWJ di Desa Sedari Menjalin Hubungan Harmonis dengan Masyarakat
PWI Karawang Rutin Momentum Bulan Suci Ramadan Santuni Ratusan Anak Yatim
Praktisi Hipnoterapi Pangkal Perjuangan Buka Program Gratis bagi Pecandu Narkoba

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:55 WIB

Polisi Karawang Borgol Jumyadi Pelaku Curi Motor dan HP dengan Kekerasan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:53 WIB

Bilal Ismail Hamdi Bin Aman Suwarman Warga Karawang Cekik Pacar hingga Tewas, Mayat Dibuang di Saluran Air Kawasan KJIE

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WIB

Camat Pangkalan dan Istri Diduga Tipu Nasabah Perumahan Syariah Akhirnya Dilaporkan Ke Polisi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:36 WIB

Rektor Unsika Terjunkan 35 Mahasiswa Fasilkom Kedesa Sosialisasikan Digitalisasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:43 WIB

Hadirnya PT Pertamina PHE ONWJ di Desa Sedari Menjalin Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:21 WIB

PWI Karawang Rutin Momentum Bulan Suci Ramadan Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:11 WIB

Praktisi Hipnoterapi Pangkal Perjuangan Buka Program Gratis bagi Pecandu Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:42 WIB

Jaksa Kawal Proses Seleksi Direksi Petrogas Karawang

Berita Terbaru