Kata La Ode Butuh Waktu Untuk Bongkar Kasus Dugaan Malpraktek Kain Kasa di Dalam Perut Terjadi RSU Hastien

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Pasca dugaan malpraktik terhadap seorang pasien yang meninggal dunia bernama Mursiti (62), warga Kampung Pamahan, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Hastien Rengasdengklok Kabupaten Karawang bebepaa hari yang lalu,

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr H. La Ode Ahmad memastikan bahwa kasus viralnya kain kasa yang di sumpel di dalam robekan operasi perut dipastikan akan ditindaklanjuti.

Namun Dinas kesehatan kabupaten Karawang membutuhkan waktu untuk melakukannya penelusuran hingga tuntas, setelah itu dinas Kesehatan akan menyampaikan kepada publik apakah ada pelanggan atau tidak pada kasus tersebut

“Berikan waktu kepada Dinas Kesehatan melakukan penelusuran kasus ini sampai tuntas, baru setelah itu kita keluarkan stegmen,” ungkap La Ode saat wawancara usai mengunjungi Puskesmas Rengasdengklok. Senen (13/10/2025) kamari.

Namun ada beberapa alasan menurut La Ode, Dinas tidak tidak berani menyampaikan stegmen kepada publik sebelum tuntas penelusuran atau investasi atas ditemukannya kain kasa yang disumpel didalam perut menutupi lula operasi. Karena dikhawatirkan terjadi informasi bias yang akan menjadi pertanyaan publik

“Kalau belum tuntas kita melakukan penelusuran mengeluarkan stegmen, saya khawatir banyak biasanya karena enggak enak untuk semuanya juga,” ujarnya.

Lebih lanjut kata La Ode tidak bisa memastikan butuh waktu berapa lama untuk melakukan penelusuran dalam kasus ini. Akan tetapi kata dia kasus ini akan ditangani serius oleh dinas kesehatan Kabupaten Karawang dan disampaikan secara terang-menerang kepada publik.

“Kalau soal kepastian berapa lamanya kita belum bisa disampaikan sekarang , karena yang namanya penelusuran kasus itu ada dinamiknya tersendiri di lapangan. Kita enggak bisa memberikan kepastian waktu, tapi yang pastinya penekanan dari kami, kasus ini enggak mungkin kami biarkan berlalu begitu saja dan yang pasti akan kami telusuri pihak rumah sakitnya, pihak keluarga korban yang mengalami kedukaan itu semua pasti akan kami minta keterangan. Kami akan sandingkan dengan keterangan hasil audit internal rumah sakit,” singkatan.

Adapun penelusuran yang saat ini dilakukan, Dinas Kesehatan sudah mulai memintai informasi terkait kasus ditemukan kain kasa di dalam perut yang menutupi lubang operasi yang kini menghebohkan publik

“Rumah sakit sudah mulai dimintai keterangan, barusan tadi saya kesana (RS Hastin),” pungkasnya.(Jay )

Berita Terkait

Bantu Ribuan Masyarakat saat Ramadan, Pupuk Kujang Gelar Tebus Murah Paket Bahan Makanan
PSHT Ranting Ciampel Gelar Santunan Yatim Piatu, Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadhan
PSHT Ranting Majalaya Terima SK Kepengurusan Masa Bakti 2026-2029, Siap Tingkatkan Kualitas Organisasi
Hadiri Bukber PSHT, Ketua Umum IPSI Karawang Dorong Persaudaraan Antar Perguruan Silat
Wakil Ketua BERSATHU Rafiudin Penundaan Berangkat Umrah Bukan Solusi, Minta Pemerintah Komunikasi dengan Arab Saudi
Mantan Dirut Petrogas Giovani lebih Tinggi Hukuman 4 Tahun Penjara dari Putusan PN Karawang
BPD Desa Kutajaya Deden Ngecam Pembuangan Limbah Diduga B3 di Lahan PJT
Polisi Karawang Borgol Jumyadi Pelaku Curi Motor dan HP dengan Kekerasan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:18 WIB

Bantu Ribuan Masyarakat saat Ramadan, Pupuk Kujang Gelar Tebus Murah Paket Bahan Makanan

Senin, 9 Maret 2026 - 09:56 WIB

PSHT Ranting Ciampel Gelar Santunan Yatim Piatu, Berbagi Kasih Sayang di Bulan Ramadhan

Senin, 9 Maret 2026 - 09:55 WIB

PSHT Ranting Majalaya Terima SK Kepengurusan Masa Bakti 2026-2029, Siap Tingkatkan Kualitas Organisasi

Senin, 9 Maret 2026 - 09:21 WIB

Hadiri Bukber PSHT, Ketua Umum IPSI Karawang Dorong Persaudaraan Antar Perguruan Silat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:19 WIB

Wakil Ketua BERSATHU Rafiudin Penundaan Berangkat Umrah Bukan Solusi, Minta Pemerintah Komunikasi dengan Arab Saudi

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:16 WIB

Mantan Dirut Petrogas Giovani lebih Tinggi Hukuman 4 Tahun Penjara dari Putusan PN Karawang

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:23 WIB

BPD Desa Kutajaya Deden Ngecam Pembuangan Limbah Diduga B3 di Lahan PJT

Senin, 2 Maret 2026 - 16:55 WIB

Polisi Karawang Borgol Jumyadi Pelaku Curi Motor dan HP dengan Kekerasan

Berita Terbaru