HARIAN KARAWANG — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga dengan menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Pencak Silat Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 20–21 Desember 2025, bertempat di Auditorium FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta legalitas para pelatih pencak silat di Kabupaten Karawang, seiring dengan tuntutan pembinaan prestasi yang semakin berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
Kegiatan secara resmi dibuka pada Sabtu (20/12/2025) oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Karawang, Dea Eka Rizaldi, S.H. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran pelatih sebagai ujung tombak pembinaan atlet, tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga dari aspek keilmuan dan manajemen latihan.
Memasuki hari kedua, Minggu (21/12/2025), kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh 97 pelatih dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Karawang. Bahkan, beberapa peserta tercatat berasal dari luar daerah, yang semakin menegaskan besarnya antusiasme terhadap pelatihan ini.
Ketua Pelaksana Pelatihan, Hilmi Rahman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perguruan serta para pelatih yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh perguruan dan para pelatih di Kabupaten Karawang, bahkan ada juga yang berasal dari luar daerah. Saya berharap pelatihan ini benar-benar dapat meningkatkan kompetensi pelatih, membekali mereka dengan keilmuan yang dapat langsung diimplementasikan, serta berdampak pada peningkatan prestasi atlet pencak silat Karawang,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan pemateri berkompeten di bidang sport science. Deden Akbar Izzuddin, S.Pd., M.Pd., ELP, dosen sport science, menjadi pemateri pertama dengan materi Tes dan Pengukuran Olahraga khusus cabang pencak silat. Ia menekankan bahwa pelatih harus mampu mendiagnosis kondisi atlet melalui instrumen tes yang tepat, bukan hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman semata.
“Pelatih tidak cukup hanya memahami teknik dan kondisi fisik. Mereka harus tahu bagaimana melakukan tes dan pengukuran agar program latihan yang disusun lebih terarah, terukur, dan aman bagi atlet,” jelasnya.
Sesi berikutnya diisi oleh Drs. Ferry Hendarsin, M.Pd., Wakil Ketua II Pengurus Provinsi IPSI Jawa Barat, yang membawakan materi Strength & Conditioning serta Penyusunan Program Latihan. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya dasar keilmuan yang kuat, khususnya bagi pelatih muda.
Baca Juga:
Sekjen Kemendagri Atensi Disiplin Pengawasan Harga Bahan Pokok Demi Masyarakat
Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar
90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang
“Kegiatan ini sangat positif dan menjadi bagian penting bagi pelatih muda yang memiliki semangat tinggi. Informasi kepelatihan memang banyak beredar di media sosial, namun tanpa dasar sport science yang kuat, pelatih akan kesulitan memfilter dan mengimplementasikannya secara tepat,” ungkapnya.
Ia berharap melalui pelatihan ini, para pelatih mampu menyusun dan menjalankan program latihan yang sistematis dan berkelanjutan, sehingga Kabupaten Karawang ke depan dapat melahirkan atlet-atlet pencak silat yang tangguh dan berdaya saing.
Kesan positif juga datang dari para peserta. Jihan Salabila Ridwan, pelatih dari Perguruan KPS Nusantara, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti pelatihan.
“Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena mendapatkan banyak insight baru, mulai dari peraturan hingga program latihan. Ini sangat membantu, terutama bagi pelatih baru seperti saya. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat penting untuk mencetak atlet-atlet terbaik Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Baca Juga:
Di Pelantikan APDESI, Sekjen Kemendagri Kembali Ingatkan Pentingnya Bekerja untuk Rakyat
Langkah Nyata Menuju Kompetensi Industri, SMKS Bina Karya 2 Karawang Terima Isuzu Elf
PSHT Karawang Tunjukkan Prestasi di Kejuaraan Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi IPSI Kabupaten Karawang, Ardawi Sumarno, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh perguruan pencak silat yang telah merekomendasikan para pelatihnya untuk mengikuti pelatihan.
“Dengan meningkatnya kualitas pelatih, kami optimistis prestasi IPSI Kabupaten Karawang akan semakin unggul dan berkualitas. Harapannya, Karawang bisa menjadi role model pencak silat di Jawa Barat dan melahirkan pesilat terbaik yang mampu mewakili Jawa Barat hingga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Rangkaian Pelatihan Pelatih Pencak Silat IPSI Kabupaten Karawang Tahun 2025 ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan pembagian sertifikat lisensi pelatih, serta foto bersama seluruh peserta dan panitia. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun fondasi pembinaan pencak silat yang lebih profesional dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang. (alam)
















