HARIAN KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar penggalangan donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Didalam acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dihalaman gedung pemda ,Jumat (21/8/2026)
Dalam penggalangan donasi tersebut dikomandoi langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh orang yang memberikan sumbangan sebesar Rp 20 juta untuk bantuan kemanusiaan tersebut.
Bupati Aep mengatakan, momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Alhamdulillah hari ini kita merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain merayakan HUT Kemerdekaan, saya juga mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang mengalami bencana,” ungkap Aep.
Menurutnya, penggalangan bantuan akan dilakukan selama kurang lebih 10 hari. Pemkab Karawang juga berencana mengirimkan bantuan langsung ke lokasi bencana.
Aep menyebut, pihaknya telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan tersebut.
“Suratnya baru saya tandatangani. Nanti seluruh OPD diwajibkan untuk berpartisipasi,” katanya.
Untuk menjaga transparansi, Aep menegaskan bahwa pengumpulan donasi dari lingkungan Pemkab Karawang akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karawang.
Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat, perusahaan, maupun pihak lain di luar lingkungan ASN untuk ikut memberikan bantuan.

“Kalau ada teman-teman perusahaan yang ingin ikut berpartisipasi, silakan. Jadi biar tidak ada salah-salahan, nanti pengelolaannya melalui Baznas,” ujarnya.
Aep menjelaskan, bantuan yang nantinya diberikan kepada korban bencana kemungkinan tidak seluruhnya berupa uang. Pemkab Karawang berencana membeli kebutuhan bantuan di daerah terdampak agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Nanti kemungkinan berbentuk barang. Kita bawa uang dari sini, kemudian belanjanya di sana,” jelasnya.
Selain mengirimkan bantuan, Pemkab Karawang juga berencana mengirimkan perwakilan untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Aep bahkan membuka peluang melibatkan insan media dalam rombongan tersebut sebagai bentuk keterbukaan dan memastikan proses penyaluran bantuan dapat diketahui publik.
“Mudah-mudahan nanti ada keterwakilan media yang ikut ke sana. Jadi kita bisa menyampaikan langsung dan memastikan bantuan sampai,” tuturnya.
Aep berharap gerakan solidaritas tersebut dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat Karawang. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong, termasuk membantu saudara sebangsa yang sedang menghadapi bencana.
“Harapan saya, mudah-mudahan ini bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Bismillah,” pungkasnya.(Jay)









