Bupati Aep Tegas: Lantik 199 Kepsek Jangan Ada Pungli dan Mainkan Dana BOS

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan pentingnya integritas bagi para kepala sekolah, termasuk larangan pungutan liar dan penyalahgunaan Dana BOS.

Hal itu disampaikan Aep saat pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kepala sekolah SD dan SMP di Plaza Pemkab Karawang, Jumat (24/4/2026) pagi.

“Bapak ibu jangan macam-macam, bekerjalah dengan baik. Jangan zolim, karena itu termasuk orang-orang yang merugi,” tegas Aep.

Diketahui, sebanyak 199 guru dilantik menjadi kepala sekolah, ditambah satu rotasi susulan. Rinciannya, 9 kepala SMP dan 190 kepala SD, dengan komposisi 9 guru SMP menjadi kepsek SMP, 47 guru SMP menjadi kepsek SD, serta 143 guru SD menjadi kepsek SD.

Pelantikan mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 129/P/2025.

Proses seleksi dilakukan melalui sistem SIM KSPSTK Kementerian Pendidikan, dilengkapi asesmen pihak ketiga.
Aep memastikan pengangkatan dilakukan sesuai mekanisme dan bebas praktik jual beli jabatan.

“Ini bukan proses tiba-tiba, semua sudah melalui tahapan, termasuk ke BKN,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan, jabatan tidak boleh diperoleh dengan cara tidak benar.

“Tidak ada lagi jabatan ditukar dengan sesuatu. Ini amanah yang harus dijaga,” katanya.

Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menyebut seluruh tahapan seleksi telah sesuai regulasi hingga terbit persetujuan teknis.

“Semua tahapan sudah dilalui,” ujarnya.

Namun, kebutuhan kepala sekolah masih dinamis karena faktor pensiun dan kendala lain.

“Belum bisa terisi 100 persen,” katanya.

Sementara itu, Kasubbag Umpeg Disdikbud Karawang, Joean Himawan, memastikan proses administrasi berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami pastikan yang diangkat memenuhi syarat,” tegasnya.

Disdikbud juga akan melakukan pembinaan dan monitoring berkala terhadap kinerja para kepala sekolah. (Jay)

Berita Terkait

IPSI Karawang Sudah Siapkan Pelatih Pencak Silat Berbasis Pedagogik, Kini Semakin Relevan di Sekolah
Jelang Pilkades Karawang, GARDU Soroti Temuan Desa, Jiros: Penyelesaian Harus Transparan
Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, PWI Karawang Gelar Doa Bersama
Pupuk Kujang Gandeng PLN EPI dan CISRI HYPOR untuk Kembangkan Gas Hidrogen dari Biomassa
Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Karawang Tolak 375 Permohonan Paspor
Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu
Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara
104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:29 WIB

IPSI Karawang Sudah Siapkan Pelatih Pencak Silat Berbasis Pedagogik, Kini Semakin Relevan di Sekolah

Kamis, 17 September 2026 - 11:39 WIB

Jelang Pilkades Karawang, GARDU Soroti Temuan Desa, Jiros: Penyelesaian Harus Transparan

Jumat, 11 September 2026 - 20:03 WIB

Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, PWI Karawang Gelar Doa Bersama

Kamis, 10 September 2026 - 09:24 WIB

Pupuk Kujang Gandeng PLN EPI dan CISRI HYPOR untuk Kembangkan Gas Hidrogen dari Biomassa

Kamis, 10 September 2026 - 09:23 WIB

Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Karawang Tolak 375 Permohonan Paspor

Selasa, 8 September 2026 - 20:44 WIB

Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu

Selasa, 8 September 2026 - 07:43 WIB

Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara

Rabu, 2 September 2026 - 18:59 WIB

104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran

Berita Terbaru