HARIAN KARAWANG – Hasil barang rampasan oleh Kejaksaan Negeri ( Kejari) Karawang sebagai milik negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang di pamerkan, Senin, (10/8/2026).
Kepala Kejari Karawang, Dedy Irwan Virantama mengatakan, barang yang akan dilelang merupakan aset hasil perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Di Karawang, terdapat 30 unit kendaraan yang siap dilepas kepada masyarakat melalui mekanisme lelang resmi.
“Yang akan dilelang ada 25 unit sepeda motor dan lima kendaraan roda empat, terdiri dari satu bus, dua truk, satu pikap, dan satu mobil LCGC,” ungkap Dedi.
Menurutnya, seluruh kendaraan ditawarkan dengan harga limit yang cukup terjangkau, mulai dari Rp9 ribu hingga Rp212.434.000. Hasil penjualan nantinya akan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dedy menjelaskan, masyarakat yang ingin mengikuti lelang dapat mendaftar secara daring melalui situs lelang.go.id. Peserta hanya perlu memiliki akun, melampirkan KTP, serta menyetorkan uang jaminan sesuai ketentuan.

Ia juga mengingatkan peserta untuk memperhitungkan kondisi kendaraan, biaya perbaikan, maupun kewajiban pajak sebelum mengajukan penawaran. Setelah dinyatakan sebagai pemenang, peserta akan memperoleh Risalah Lelang yang menjadi dasar pengurusan dokumen kepemilikan kendaraan, termasuk penerbitan BPKB dan STNK baru.
“Lelang ini dilaksanakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan barang rampasan negara,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengajak masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kendaraan dengan harga yang lebih ekonomis.
“Bagi ASN atau masyarakat yang membutuhkan kendaraan, silakan ikut lelang. Harganya relatif murah dan kendaraan bisa langsung dimanfaatkan,” ujar Maslani.
Bahkan, Maslani mengaku tertarik mengikuti lelang untuk memperoleh satu unit bus.
“Ia berencana memperbaiki kendaraan tersebut agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi bagi kegiatan sosial dan pembinaan olahraga di Kabupaten Karawang.” pungkasnya.(Jay)








