HARIAN KARAWANG – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Brits Hotel Kabupaten Karawang, Sabtu (10/10/2026). Mengusung tema “Sinergi Pendekar Kokohkan Organisasi, Jaga Budaya Marwah Tradisi”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi, penyelarasan program kerja, serta penguatan komitmen dalam memajukan prestasi dan melestarikan pencak silat di Kabupaten Karawang.
Rapat kerja dihadiri jajaran pengurus IPSI Kabupaten Karawang dan para Ketua Pengurus Kecamatan (Pengcam) IPSI se-Kabupaten Karawang. Dalam forum tersebut, masing-masing bidang memaparkan program kerja yang kemudian dibahas bersama untuk menyelaraskan prioritas, target, dan pelaksanaan kegiatan ke depan.
Paparan program kerja dari masing-masing bidang disetujui dalam forum rapat kerja dan diketuk palu sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjadi landasan pelaksanaan program IPSI Kabupaten Karawang periode kerja 2026–2027.
Ketua Umum IPSI Kabupaten Karawang, Dea Eka Rizaldi, S.H., menegaskan bahwa penguatan internal organisasi menjadi salah satu prioritas utama agar seluruh program dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.
“Yang pertama, garis besarnya adalah terkait dengan internal. Internal harus cepat dibereskan. Yang kedua, terkait dengan anak-anak kita. Kemudian yang ketiga, saya ingin pencak silat masuk dalam akar-akar kehidupan masyarakat,” tegas Dea dalam arahannya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dalam pembinaan prestasi, sekaligus memperluas ruang bagi pencak silat di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi pertandingan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga identitas budaya dan menanamkan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.

“Bagaimana caranya agar IPSI Kabupaten Karawang bisa mandiri. Saya juga meminta agar sistemnya transparan dan terbuka. Hasil-hasil usaha organisasi harus bisa diketahui bersama karena ini milik kita bersama,” ujarnya, menyoroti pentingnya kemandirian keuangan dan akuntabilitas organisasi.
Sementara itu, Ketua Harian IPSI Kabupaten Karawang, Ardawi Sumarno, S.Pd., M.Pd. , menyampaikan bahwa hasil rapat kerja akan ditindaklanjuti dengan mengacu pada visi dan misi Ketua Umum. Seluruh program akan dianalisis berdasarkan skala prioritas, kesiapan, dan kemampuan organisasi agar dapat dieksekusi secara sistematis.
“Alhamdulillah, pada kesempatan hari ini kita sudah menyelesaikan Rapat Kerja IPSI Kabupaten Karawang Tahun 2026. Saya sebagai Ketua Harian tentunya akan menjalankan visi dan misi Ketua IPSI Kabupaten Karawang, Kang Dea, agar program-program IPSI bisa terprogram dengan baik, terarah, sistematis, dan juga bisa dieksekusi,” ungkap Ardawi.
Ia berharap seluruh jajaran pengurus, perguruan, dan insan pencak silat dapat terus menjaga komitmen serta kepercayaan terhadap IPSI sebagai wadah bersama untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat di Kabupaten Karawang.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum IPSI Kabupaten Karawang, Naman Shaleh, S.Pd.I., mengapresiasi terselenggaranya rapat kerja dan berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita sudah selesai melaksanakan Rapat Kerja IPSI Tahun 2026. Tentunya hasil rekomendasi daripada rapat kerja hari ini bisa kita laksanakan dan aplikasikan untuk kegiatan IPSI di Kabupaten Karawang agar lebih maju dan lebih solid, tentunya secara kolektif-kolegial, baik dari Pengcam maupun Pengkab,” tuturnya.
Pada bidang seni dan budaya, Wakil Ketua III IPSI Kabupaten Karawang, Andri Yanto, S.Pd., M.Pd. , turut memaparkan agenda strategis untuk memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya. Salah satu kegiatan yang direncanakan adalah parade atau festival pencak silat pada 12 Desember 2026.
“Untuk IPSI ke depan di tahun 2026–2027, di bidang seni dan budaya, insyaallah kami agendakan kegiatan pada tanggal 12 Desember 2026. Persiapan sudah kami matangkan agar para atlet silat maupun insan silat di Kabupaten Karawang bersiap mengikuti kegiatan parade atau festival di wilayah Kabupaten Karawang,” ungkap Andri Yanto.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap pencak silat sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya bangsa.
Dengan disetujuinya paparan program kerja masing-masing bidang dan diketuk palu dalam rapat kerja, IPSI Kabupaten Karawang kini memiliki landasan bersama untuk menindaklanjuti berbagai agenda organisasi. Sinergi antara pengurus kabupaten, pengurus kecamatan, dan perguruan menjadi kunci agar program pembinaan prestasi, penguatan organisasi, kemandirian finansial, serta pelestarian seni budaya dapat berjalan beriringan.
Melalui tema “Sinergi Pendekar Kokohkan Organisasi, Jaga Budaya Marwah Tradisi”, Raker IPSI Kabupaten Karawang Tahun 2026 menegaskan komitmen untuk membangun organisasi yang semakin solid, meningkatkan prestasi atlet, dan menjaga kehormatan pencak silat sebagai warisan budaya yang harus terus hidup di tengah masyarakat.
IPSI Karawang: Huma Bentang, Melesat, Tandang, Makalang.








