HARIAN KARAWANG – Kontingen pencak silat Kabupaten Karawang menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat Wilayah II Tahun 2026. Bertindak sebagai tuan rumah, Karawang berhasil mengoleksi empat medali emas, empat medali perak, dan delapan medali perunggu, sekaligus meloloskan delapan nomor pertandingan ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat 2027.
POPWILDA Jawa Barat Wilayah II Tahun 2026 diikuti enam daerah, yakni Kota Cimahi, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Khusus cabang olahraga pencak silat, pertandingan digelar di GOR Panatayudha Karawang pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Sebanyak 26 atlet dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Karawang. Komposisi atlet tersebut terdiri atas dua atlet nomor ganda putra, 17 atlet nomor tanding, tiga atlet regu putra, tiga atlet regu putri, satu atlet tunggal putra, dan satu atlet tunggal putri. Jumlah tersebut mencakup atlet yang turun di lebih dari satu nomor pertandingan.
Dalam pelaksanaannya, para atlet didampingi tujuh orang manajer dan pelatih sehingga total kontingen pencak silat Kabupaten Karawang berjumlah 33 orang.
Ketua IPSI Kabupaten Karawang, Dea Eka Rizaldi, SH, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama daerah dan berhasil mengamankan tiket menuju POPDA Jawa Barat 2027.
“Selamat kepada para atlet pencak silat binaan IPSI Kabupaten Karawang yang berhasil lolos ke POPDA Jawa Barat 2027. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembinaan,” ujarnya.
Ia juga memberikan semangat kepada atlet yang belum berhasil lolos agar tidak patah semangat dan terus meningkatkan kemampuan.
“Bagi atlet yang belum berhasil lolos, tetap semangat. Teruslah berlatih dan belajar dari setiap pertandingan. Kekalahan bukan akhir, tetapi bagian dari proses untuk menjadi atlet yang lebih baik,” katanya.
Menurut Dea, IPSI Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinannya berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan prestasi secara sistematis, berkelanjutan, dan berkeadilan. Selain itu, IPSI juga akan memperluas program penjaringan bakat (talent scouting) hingga ke pelosok Kabupaten Karawang guna menemukan bibit-bibit atlet potensial.
“Kami akan terus membangun pembinaan yang berkesinambungan serta melakukan talent scouting hingga ke seluruh penjuru Karawang agar potensi atlet pencak silat dapat berkembang secara maksimal dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Dea juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan POPWILDA di Kabupaten Karawang. Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak hanya diukur dari raihan prestasi, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen peserta.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Kabupaten Karawang dapat menjadi tuan rumah yang ramah dan mampu menyukseskan penyelenggaraan POPWILDA Jawa Barat Wilayah II Tahun 2026,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dea berharap adanya sinergi dari pemerintah daerah, dinas terkait, dan pihak sekolah dalam mempersiapkan atlet yang akan tampil pada POPDA Jawa Barat 2027. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting agar para atlet dapat mengikuti program pemusatan latihan tanpa terkendala persoalan administratif maupun operasional.
“Kami berharap ada kerja sama yang serius dari dinas terkait maupun pihak sekolah untuk terus mendukung atlet yang telah lolos ke POPDA Jawa Barat 2027. Mereka akan kembali mengikuti pemusatan latihan sehingga membutuhkan izin belajar, dukungan pembinaan, hingga bantuan biaya operasional. Minimal sekolah dapat memberikan apresiasi berupa bantuan transportasi agar beban pembinaan ini dapat dipikul bersama demi prestasi Kabupaten Karawang,” pungkasnya. (alam)








