Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang Selatan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pupuk Kujang terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Karawang. Warga kini bisa menikmati air bersih

Pupuk Kujang terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Karawang. Warga kini bisa menikmati air bersih

HARIAN KARAWANG, – Fenomena El Niño dan musim kemarau panjang yang melanda Jawa Barat turut memicu krisis air bersih di sejumlah daerah.

Merespons kondisi darurat tersebut, Pupuk Kujang Cikampek melalui Baitul Maal Pupuk Kujang menerjunkan tim dan menyalurkan pasokan 32.000 liter air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Karawang.

Bantuan darurat yang dikemas melalui Program Siaga Tanggap Bencana (SIGAB) – Gerakan Sedekah Air Bersih ini menyasar sejumlah titik terparah di wilayah selatan Karawang, yakni Desa Cintalanggeng dan Desa Kutalanggeng, juga Cibarengkok Kecamatan Tegalwaru. Selama beberapa bulan terakhir, warga di kawasan tersebut kesulitan memperoleh akses air untuk kebutuhan dasar akibat surutnya debit sumber air dan mengeringnya sumur-sumur warga.

Kedatangan dua armada truk tangki air bersih berkapasitas total 32 ribu liter disambut antusias oleh ratusan warga. Sejak pagi, warga dari berbagai usia berkumpul tertib membawa wadah, mulai dari jeriken, ember, hingga perabot lainnya. Bagi warga pelosok Karawang, bantuan air bersih ini tidak hanya memulihkan kebutuhan sanitasi dan konsumsi rumah tangga, tetapi juga menghadirkan kembali senyum serta martabat hidup di tengah bencana kekeringan.

Pgs SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Jerry Yosefh Rochmaya mengatakan, aksi tanggap darurat ini merupakan wujud kepedulian sosial yang berlandaskan empati serta tanggung jawab kemanusiaan.

“Kekeringan yang melanda Karawang dan berbagai daerah di Jawa Barat memerlukan respon cepat yang presisi. Air adalah kebutuhan paling mendasar. Melalui Baitul Maal Pupuk Kujang, kami hadir tidak sekadar mengantarkan pasokan air, tetapi membawa hadirnya kepedulian serta nilai CSR perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat yang sedang berjuang melintasi masa sulit,” ujar Jerry, Senin, 24 Agustus 2026.

Saat ini, Pupuk Kujang sedang terus memantau dinamika kekeringan di wilayah Karawang dan sekitarnya. “Kolaborasi antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat akan terus kami perkuat agar dampak kekeringan dapat diminimalkan serta kesehatan warga tetap terjaga,” kata Jerry.

Sebab, berdasarkan prediksi BMKG, kemarau panjang masih belum berakhir. Dikhawatirkan, kekeringan terus meluas. Karena itu, Pupuk Kujang melalui berbagai entitas yang ada di dalamnya terus siaga untuk mengirimkan bantuan.

Dhimas Mukhlas Al Ghifari, Direktur Operasional Baitul Maal Pupuk Kujang mengatakan, pihaknya siaga dan siap kembali menyalurkan bantuan air bersih jika diperlukan. Adapun bantuan telah disalurkan ke Kampung Cinaga, Desa Kutalanggeng dan Kampung Cikelak, Desa Cintalanggeng. “Setelah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak total 32 ribu liter kami tidak akan diam. Kami akan pantau situasi dan siaga dan akan bergerak jika diperlukan,” kata Dhimas.

Saat ini, kekeringan dan krisis air bersih di Jawa Barat dilaporkan semakin meluas. Dilansir dari berbagai pemberitaan hingga hari ini, BPBD Jabar telah mencatat krisis air bersih akibat kemarau meluas hingga 25 wilayah dari 27 kabupaten-kota. Adapun warga yang terdampak mencapai 519.687 jiwa.

Di Karawang misalnya, tercatat 15 desa terdampak kekeringan. Sebanyak 17.882 jiwa dilaporkan kesulitan mengakses air bersih. Sri dewi misalnya, warga Kampung Cibarengkok ini sempat kesulitan mengakses air bersih. “Alhamdulillah berkat bantuan dari Pupuk Kujang ini, semua warga kami bisa menikmati air bersih. Kami bisa kembali mandi dan cuci menggunakan air bersih,” kata Sri.

Hal yang sama diungkapkan Yadi. Saat krisis air bersih terjadi, ia semat harus mengeluarkan biaya tambahan membeli air bersih. “Berkat bantuan Pupuk Kujang, kita tak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli air,” kata Yadi.

“Dalam mengatasi krisis air bersih ini, Pupuk Kujang bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat dan sesama sektor industri,”pungkasnya. (Jay)

Berita Terkait

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan
Jadwal Tahapan Pilkades Serentak Karawang 2026
Kasus Hukum Ade Sopyan dan Ujian Perlindungan Aktivis Lingkungan
Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
Bupati Karawang Aep Sumbang Korban Bencana NTT sebesar Rp 20 Juta
Toko Mas Berkah Jaya Hadir di Rengasdengklok, Buka Layanan Jual Beli Emas Lebih Dekat
Bupati Aep, Sosialisasi Tatacara Pilkades Sistem Digital 2026
Oland P. Sibarani Ditetapkan Ketua DK PWI Jawa Barat Secara Aklamasi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang Selatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Jadwal Tahapan Pilkades Serentak Karawang 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Kasus Hukum Ade Sopyan dan Ujian Perlindungan Aktivis Lingkungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Bupati Karawang Aep Sumbang Korban Bencana NTT sebesar Rp 20 Juta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Toko Mas Berkah Jaya Hadir di Rengasdengklok, Buka Layanan Jual Beli Emas Lebih Dekat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bupati Aep, Sosialisasi Tatacara Pilkades Sistem Digital 2026

Berita Terbaru