HARIAN KARAWANG – Atlet pencak silat Kabupaten Karawang turun dengan semangat tinggi pada POPDA XIV Jawa Barat 2025. Dengan tim yang dipersiapkan melalui seleksi ketat dan latihan intensif, Karawang memasang target realistis: menambah perolehan medali dan menunjukkan kedalaman pembinaan pencak silat usia dini di daerah. Nama-nama muda seperti Adipati Raksa Nagara, Anisa Nur Noviana, dan Arum Diana Fitri Agustina menjadi sorotan publik sebagai andalan Karawang di kelas tanding dan seni.
Tim pelatih Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Karawang menjalankan program latihan dua tahap: penguatan fisik & teknik di dojang cabang, lalu pemantapan mental dan simulasi pertandingan. Kepala Dinas menekankan latihan intensif dan seleksi performa sebagai dasar penentuan lineup final — kombinasi yang diharapkan menambah peluang Karawang bersaing melawan kota/kabupaten lain yang juga menurunkan wakil-wakil kuat.
Ketua IPSI Kabupaten Karawang, Dea Eka Rizaldi, turut memberikan dukungan penuh kepada para pesilat muda yang berlaga di POPDA XIV Jawa Barat 2025.
“Semoga para atlet Pencak Silat mendapatkan keberhasilan yang positif dalam berlaga di Popda Jabar. Mari kita dukung dan do’akan agar mereka bisa mengharumkan nama Kabupaten Karawang,” ungkap Dea Eka Rizaldi.
Pernyataan ini menjadi tambahan semangat bagi kontingen silat Karawang yang berjuang membawa pulang prestasi terbaik.
Bintang Muda yang Harus Diwaspadai
Adipati Raksa Nagara (13) — cepat dan lincah, unggul pada serangan tersinkron.
Anisa Nur Noviana (16) — teknik tangan dan footwork rapi, kuat di seni tunggal.
Arum Diana Fitri Agustina (15) — agresif pada ronde awal, andal dalam konteks strategi poin.
Profil singkat ini menunjukkan fokus pembinaan usia dini yang semakin matang di Karawang — dari penguasaan teknik dasar hingga taktik tanding.

Kontingen Karawang memasang target realistis: menempatkan atlet di semifinal beberapa kelas dan merebut medali pada nomor tanding serta seni. Tantangan terbesar datang dari provinsi yang kuat pencak silatnya—oleh karena itu, aspek mental dan strategi pertandingan akan menentukan. Pelatih menaruh perhatian khusus pada manajemen berat badan dan pemulihan cedera ringan menjelang hari pertandingan.
Baca Juga:
Sekjen Kemendagri Atensi Disiplin Pengawasan Harga Bahan Pokok Demi Masyarakat
Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar
90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang
Atlet Karawang dijadwalkan bertanding pada sesi-sesi yang berbeda tergantung kelas berat dan kategori seni. Dukungan publik—baik secara langsung di venue maupun lewat media sosial—ditengarai menjadi sumber motivasi bagi atlet muda. Pemerintah daerah dan sekolah setempat diimbau ikut memberikan semangat dan melakukan live update untuk meningkatkan eksposur prestasi. (Asep Walam)















