Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Sosialisasi Program All Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG , — Gabungan Program All Indonesia ini merupakan hasil kolaborasi antara Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan. Sementara Program All Indonesia adalah sistem deklarasi digital terpadu untuk penumpang internasional yang melayani layanan Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan dan Karantina dalam satu aplikasi.

Hal tersebut diungkapkan kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Andro Eka Putra, bahwa dimulainya serta mensosialisasikan penggunaan platform digital “All Indonesia”, aplikasi nasional yang mengintegrasikan berbagai layanan administrasi bagi pelaku perjalanan internasional, baik WNI maupun WNA.

“Bahwa aplikasi ini diluncurkan awal bulan Oktober dan merupakan sistem terintegrasi yang memudahkan masyarakat dalam pengisian data administratif sebelum berangkat maupun saat tiba di Indonesia.”

“Sebelum ada aplikasi ini, di bandara terdapat berbagai pengisian terpisah, mulai dari karantina kesehatan, barang bawaan, hingga riwayat perjalanan 14 hari terakhir. Sekarang semua terhimpun dalam satu platform bernama All Indonesia,” ungkap Andro di Karawang, Kamis (9/10/2025).

Menurut Andro Eka Putra, aplikasi ini bisa diakses secara internasional di seluruh pelabuhan laut dan bandara internasional. Pengguna cukup memiliki satu akun pribadi untuk mengisi berbagai data perjalanan, termasuk informasi keimigrasian, barang bawaan, serta catatan kesehatan.

“All Indonesia ini merupakan hasil kolaborasi antara Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan terus melakukan sosialisasi melalui media sosial serta kanal informasi lainnya,” ujarnya.

Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store, dengan panduan penggunaan (tutorial) yang juga tersedia di dalam aplikasi. Setiap data yang diisi akan diverifikasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), termasuk kesesuaian laporan barang bawaan saat keberangkatan dan kepulangan.

Selain sosialisasi ke masyarakat umum, Kantor Imigrasi Karawang juga telah memulai edukasi kepada 10 kawasan industri, termasuk di KIIC (Karawang International Industrial City).

“Kami berupaya agar tenaga kerja asing memahami dan mematuhi aturan keimigrasian. Program ini akan kami lanjutkan ke kawasan industri lain di Karawang,” jelasnya.

Masih kata Andro Eka Putra, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap WNA, terutama bagi mereka yang melanggar aturan atau menimbulkan dampak negatif.

“Jika terbukti melanggar, kami akan melakukan deportasi sesuai ketentuan,” tegasnya.

Andro juga menyoroti tantangan digitalisasi di sejumlah wilayah yang masih terkendala jaringan internet. Untuk itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, agar informasi penggunaan All Indonesia bisa disampaikan langsung kepada penumpang, terutama bagi WNA yang pertama kali datang ke Indonesia.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan setiap orang yang masuk maupun keluar Indonesia memahami mekanisme digital baru ini. Sistem ini akan semakin memperkuat tata kelola keimigrasian yang transparan, efisien, dan terintegrasi,” pungkasnya.(Jay)

Berita Terkait

Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu
Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara
104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran
BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat
Semakin Menyala! Semangat Persaudaraan dan Kemerdekaan, PSHT Purwasari Gelar Silaturahmi Akbar
PSHT Karawang Barat Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Aksi Donor Darah Bersama PMI
GARDU Karawang Nyatakan Dukungan untuk Aksi AMPB di DPR RI
Respons Gerak Cepat PHE ONWJ terhadap Dugaan Ceceran Minyak di Perairan Tanjungpakis dan Cemarajaya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:44 WIB

Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu

Selasa, 8 September 2026 - 07:43 WIB

Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara

Rabu, 2 September 2026 - 18:59 WIB

104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Semakin Menyala! Semangat Persaudaraan dan Kemerdekaan, PSHT Purwasari Gelar Silaturahmi Akbar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:05 WIB

PSHT Karawang Barat Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Aksi Donor Darah Bersama PMI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:19 WIB

GARDU Karawang Nyatakan Dukungan untuk Aksi AMPB di DPR RI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Respons Gerak Cepat PHE ONWJ terhadap Dugaan Ceceran Minyak di Perairan Tanjungpakis dan Cemarajaya

Berita Terbaru