Huawei Raih Status Leader dalam 2026 Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Wired and Wireless LAN Infrastructure Empat Tahun Berturut-turut

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHENZHEN, Tiongkok, 29 Mei 2026 /PRNewswire/ — Huawei kembali meraih status sebagai Leader dalam 2026 Gartner Magic Quadrant for Enterprise Wired and Wireless LAN Infrastructure empat tahun berturut-turut. Huawei juga tetap menjadi satu-satunya vendor di luar Amerika Utara yang berada dalam Leaders Quadrant. Pengakuan tersebut mencerminkan keunggulan solusi Xinghe AI Campus dari Huawei, terutama dari sisi operasional dan pemeliharaan (O&M) berbasis AI, inovasi keamanan, serta berbagai teknologi mutakhir lainnya. Pencapaian ini menegaskan komitmen Huawei untuk terus berfokus pada kebutuhan utama pelanggan, mengembangkan inovasi teknologi, serta membangun jaringan kampus industri yang aman dan cerdas.

Huawei Named a Leader in the 2026 Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Wired and Wireless LAN Infrastructure for the Fourth Year in a Row
Huawei Named a Leader in the 2026 Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Wired and Wireless LAN Infrastructure for the Fourth Year in a Row

Merespons tren AI di pasar global, Huawei meningkatkan kemampuan solusi Xinghe AI Campus melalui tiga kapabilitas inti, yakni konektivitas nirkabel supercepat, keamanan menyeluruh, dan otonomi jaringan. Lewat langkah tersebut, Huawei membantu sektor pemerintahan, keuangan, pendidikan, kesehatan, dan industri lain menyambut era AI sekaligus mendorong pertumbuhan masa depan.

Konektivitas nirkabel supercepat: Huawei menghadirkan AirEngine Wi-Fi 7 Advanced AP pertama yang mengadopsi inovasi Wi-Fi 8 sehingga memberikan kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi. Produk ini menjadikan konektivitas nirkabel fondasi kelas industri bagi layanan berbasis AI. Melalui teknologi intelligent Coordinated Scheduling and Spatial Reuse (iCSSR), yakni teknologi koordinasi multi-AP, Huawei mengurangi interferensi co-channel secara drastis, serta menggandakan kecepatan pengguna tunggal pada skenario jaringan berkelanjutan. Untuk mengatasi ketidakstabilan sinyal di lingkungan bergerak, teknologi smart beamforming (SmartBF) mendukung peningkatan arah sinyal dalam hitungan milidetik agar kecepatan perangkat tetap optimal saat berpindah lokasi. Huawei juga menghadirkan teknologi advanced same frequency network (ASFN) zero-roaming yang melakukan virtualisasi beberapa access point menjadi satu "super AP". Hasilnya, perpindahan jaringan berlangsung lancar tanpa packet loss.

Keamanan menyeluruh: Solusi Xinghe AI Full-Scope Security Campus dari Huawei menghadirkan sistem pertahanan yang mencakup keamanan aset, konektivitas, ruang, dan privasi.

  • Keamanan aset: Maraknya jumlah terminal noncerdas (dumb terminal) di sektor pemerintahan, keuangan, dan industri lain turut meningkatkan risiko serangan jaringan. Untuk itu, Huawei memanfaatkan identifikasi terminal berbasis AI dan klaster yang mampu mengenali terminal noncerdas secara otomatis dengan tingkat akurasi mencapai 95%. Teknologi Smart Anomaly Detection (SmartAD) berbasis inferensi lokal pada switch juga dapat mendeteksi anomali arus penggunaan perangkat hanya dalam hitungan detik sekaligus memblokir ancaman secara proaktif demi mencegah intrusi jaringan.
  • Keamanan konektivitas: Teknologi eksklusif Wi-Fi Shield dari Huawei menghilangkan risiko penyadapan paket data pada lapisan fisik jaringan. Selain itu, kombinasi terpadu yang mencakup MACsec dan Post-Quantum Cryptography (PQC) menjaga keamanan transmisi data dalam jangka panjang, termasuk saat teknologi komputasi kuantum berkembang pada masa depan.
  • Keamanan ruang: Teknologi sensor Wi-Fi channel state information (CSI) dari Huawei mampu mendeteksi kondisi keamanan ruang hanya melalui satu access point, serta mengidentifikasi aktivitas intrusi dalam hitungan detik.
  • Keamanan privasi: Di ruang eksekutif, kamar hotel, dan area sensitif lainnya, metode konvensional untuk mendeteksi perangkat perekam tersembunyi dinilai kurang efektif dan memiliki tingkat kegagalan tinggi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Huawei meluncurkan iGuard AP yang menawarkan tiga keunggulan utama, yakni deteksi menyeluruh, deteksi presisi, dan berfungsi selama 24 jam guna melindungi rahasia bisnis maupun privasi individu.

Otonomi jaringan: Solusi Xinghe AI Campus juga dilengkapi kemampuan O&M otomatis berbasis AI. Dengan memanfaatkan analisis pengalaman atas seluruh aliran data melalui iFlow, solusi ini mampu melakukan identifikasi masalah kualitas pengalaman pengguna (QoE) hanya dalam hitungan menit, serta menghadirkan visibilitas jalur jaringan secara utuh, dan memantau pengalaman pengguna secara real-time. Didukung proses pengambilan keputusan global berbasis AI dan kemampuan pelacakan gangguan dalam hitungan menit, sekitar 80% gangguan jaringan nirkabel dapat diselesaikan secara otomatis.

Ke depan, Huawei akan terus berinovasi dengan mempelajari kebutuhan pelanggan serta mempercepat implementasi jaringan kampus industri berbasis AI yang aman dan cerdas. Huawei juga akan memperkuat kolaborasi dengan mitra ekosistem guna membantu pelanggan membangun "AI Campus" yang mampu meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan bersama di era AI.

Informasi selengkapnya: https://e.huawei.com/en/topic/solutions/enterprise-network/2026-gartner-campus-network

Berita Terkait

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis
Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu
AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan
XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC
Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:30 WIB

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:00 WIB

NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:12 WIB

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:57 WIB

XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:26 WIB

CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok

Berita Terbaru

Pers Rilis

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agu 2026 - 01:12 WIB