BPD Desa Kutajaya Deden Ngecam Pembuangan Limbah Diduga B3 di Lahan PJT

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Haji Deden Abdul Latief, mengecam keras dugaan pembuangan limbah cair yang terjadi di wilayahnya.

Ia memprotes keberadaan limbah yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena menimbulkan bau menyengat serta dinilai mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Setiap hari ada truk pengangkut limbah yang datang, biasanya pagi dan malam hari. Informasinya, limbah itu berasal dari pabrik di wilayah Cikarang dan Bekasi, Jawa Barat. Diduga juga ada yang berasal dari pabrik pengolahan Citato Kentang,” ungkap Deden kepada Harian Karawang, Rabu (4/3/2026).

Senada dengan itu, seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengaku pernah mengikuti truk pengangkut limbah cair tersebut karena penasaran dengan bau busuk yang sangat menyengat.

“Saya pernah mengikuti mobil pengangkut limbah cair yang baunya sangat busuk dan menyengat. Ternyata berasal dari pabrik pengolahan Citato Kentang,” ujarnya.

Lokasi pembuangan limbah tersebut diketahui berada di atas lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) serta bangunan milik Perusahaan Jasa Tirta (PJT). Deden mengeluhkan bau busuk yang terus-menerus tercium dan diduga berdampak pada kesehatan masyarakat serta kualitas air yang mengalir ke area persawahan.

Limbah berwarna hitam itu disebut-sebut dikemas dalam karung berukuran besar. Namun, ada pula yang dibuang begitu saja hingga membentuk gundukan di tepi galian.

“Kondisinya saat ini sudah padat. Karung pembungkusnya banyak yang rusak dan bercampur dengan sampah lainnya,” pungkasnya. (Jay)

Berita Terkait

Puluhan Kades Dikarawang Korban Ditipu Oknum Staf Bappenas Hingga Miliaran
HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek
Silaturahmi IPSI Karawang dan Tapak Suci Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Pencak Silat
Pilkades 67 Desa di Karawang Belum Final, Kabid PMD: Mohon Bersabar, Nanti Kami Informasikan
PSHT Ranting Ciampel Gandeng PMI Karawang Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian bagi Sesama
Kontingen Silat Karawang Raih 4 Emas di POPWILDA Jabar 2026, Delapan Nomor Lolos ke POPDA Jabar 2027
Plh Kades Kemiri Diduga Bagikan Hasil Sewa Tanah Bengkok kepada Aparat Desa, Ketua Forum Masyarakat Desak Keterbukaan
Korupsi KPR BTN terus Diperiksa Ratusan Saksi Mangkir Panggilan Kejari Karawang

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:40 WIB

Puluhan Kades Dikarawang Korban Ditipu Oknum Staf Bappenas Hingga Miliaran

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:03 WIB

HUT ke-51, Pupuk Kujang Gelar Wayang Golek 3 Dalang Asli Cikampek

Senin, 6 Juli 2026 - 17:57 WIB

Silaturahmi IPSI Karawang dan Tapak Suci Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Pencak Silat

Senin, 6 Juli 2026 - 14:11 WIB

Pilkades 67 Desa di Karawang Belum Final, Kabid PMD: Mohon Bersabar, Nanti Kami Informasikan

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

PSHT Ranting Ciampel Gandeng PMI Karawang Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian bagi Sesama

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:34 WIB

Kontingen Silat Karawang Raih 4 Emas di POPWILDA Jabar 2026, Delapan Nomor Lolos ke POPDA Jabar 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:22 WIB

Plh Kades Kemiri Diduga Bagikan Hasil Sewa Tanah Bengkok kepada Aparat Desa, Ketua Forum Masyarakat Desak Keterbukaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:47 WIB

Korupsi KPR BTN terus Diperiksa Ratusan Saksi Mangkir Panggilan Kejari Karawang

Berita Terbaru