HARIAN KARAWANG – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Karawang Jawa Barat, sejak Minggu (11/1/2026) pagi hingga Senen sore (11/1/2026), salah satu di Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang tercatat 2.600 warga atau sekitar 800 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir terendam air, sehingga menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.
Dampak dari bencana ini sangat signifikan, di mana ribuan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Tidak hanya merendam permukiman, terjangan arus air yang kuat juga mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah
Tak kurang dari 320 unit rumah dilaporkan terendam. Wilayah dengan dampak paling signifikan berada di Dusun Cibuaya IV, di mana sekitar 120 rumah warga terdampak langsung luapan air sungai.
Danramil 0405/Pedes, Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H., menyampaikan guna untuk memastikan kondisi tetap terkendali, tim gabungan Muspika Kecamatan Cibuaya bersama Babinsa turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan, pendataan, serta pemetaan wilayah terdampak banjir.
Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat lumpuh sementara, terutama warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor perdagangan. Banyak dari mereka terpaksa menghentikan kegiatan usaha karena akses dan lingkungan yang masih tergenang. Hingga sore hari kondisi banjir berangsur membaik dan tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
“Alhamdulillah, air mulai surut dan situasi terpantau aman serta kondusif,” ungkapnya Kapten Oman, Senen (12/1/2026)
Lebih lanjut Kapten Oman menegaskan bahwa warga masih sangat membutuhkan bantuan logistik darurat, khususnya mi instan dan air mineral, mengingat aktivitas harian masyarakat belum sepenuhnya pulih.
“Guna untuk mencegah banjir tidak terulang maka perlu dilakukan normalisasi Kali Alam dan pembersihan sampah di saluran air menjadi solusi mendesak yang harus segera direalisasikan.
“Penyumbatan akibat sampah menjadi faktor utama. Normalisasi sungai dan pembersihan total saluran air adalah langkah krusial demi keselamatan warga Cibuaya ke depan,” pungkasnya (Jay)







