Miris, Proyek DPKP Diduga Mangkrak hingga 2026, Praktisi Hukum Soroti Lemahnya Pengawasan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Dugaan mangkraknya proyek pekerjaan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang yang bersumber dari APBD II Tahun Anggaran 2025 menuai sorotan tajam. Proyek yang seharusnya rampung pada tahun anggaran berjalan itu hingga kini diduga belum juga selesai, meski sudah memasuki tahun 2026.

Praktisi hukum Karawang, Sony Saputra, S.H., menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan proyek pemerintah daerah.

“Saya heran, bagaimana bisa pekerjaan dengan anggaran tahun 2025 sampai sekarang belum selesai. Sistem pengawasannya seperti apa? Ini sudah melewati tahun anggaran,” ujar Sony, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, keterlambatan penyelesaian proyek yang dibiayai APBD tidak bisa ditoleransi, terlebih jika kontrak kerja telah dengan tegas mengatur batas waktu penyelesaian pekerjaan.

“Padahal anggarannya dari APBD 2025, tapi sekarang sudah menyeberang ke tahun 2026 dan belum juga rampung. Ini jelas patut dipertanyakan,” tegasnya.

Sony juga menyoroti fakta bahwa sejumlah pekerjaan yang belum selesai justru berasal dari dinas yang sama, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Yang jadi tanda tanya besar, apakah dinas benar-benar melakukan pengawasan di lapangan atau justru tidak maksimal turun ke lokasi. Kalau pengawasan berjalan, tidak mungkin pekerjaan molor sejauh ini,” katanya.

Lebih lanjut, Sony menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pelaksana proyek untuk menunda penyelesaian pekerjaan apabila kontrak telah disepakati kedua belah pihak.

“Kalau dalam SPK disepakati selesai di tahun 2025, maka harus selesai di tahun itu. Artinya, rekanan sudah menyatakan sanggup menyelesaikan pekerjaan sesuai kalender hari kerja,” jelasnya.

Ia menilai, dengan tidak selesainya pekerjaan hingga melewati tahun anggaran, maka baik pihak pelaksana maupun pihak dinas sama-sama patut dimintai pertanggungjawaban.

“Ini mutlak kesalahan bersama. Yang paling saya pertanyakan adalah sistem pengawasan dari Dinas Pertanian—apakah benar-benar berjalan atau justru dibiarkan molor, sehingga berdampak pada target penyerapan anggaran,” ujarnya.

Sony juga mengingatkan bahwa kondisi ini bertolak belakang dengan target realisasi anggaran yang sebelumnya disampaikan kepada publik.

“DPKP Kabupaten Karawang menargetkan realisasi anggaran APBD Tahun 2025 mencapai 90 persen. Tapi fakta di lapangan menunjukkan masih rendah dan tidak sesuai target,” pungkasnya. (Jay)

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ
​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS
PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun
KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota
GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga
GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:37 WIB

DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WIB

GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:46 WIB

GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terbaru