Dibawah Kepemimpinan Bupati Aep, Karawang Masuk 10 Besar Daerah Penghasil Beras Nasional

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Kabupaten Karawang kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.

Hal ini mengemuka dalam siaran langsung CNN Indonesia Newsroom bertajuk “Swasembada Pangan: Karawang Lumbung Pangan Nasional”, Selasa (13/1/2026) pukul 16.48 WIB, yang menghadirkan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. bersama anchor CNN Indonesia Hernof Al Basyir.

Dalam perbincangan tersebut, Bupati Karawang yang disapa Kang Aep memaparkan capaian, tantangan, hingga strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga eksistensi daerahnya sebagai sentral produksi padi dan gabah nasional.

Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian yang menunjuk Kabupaten Karawang sebagai lokasi Panen Raya Nasional. Bahkan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung dalam kegiatan panen raya yang digelar di Kecamatan Cilebar.

“Alhamdulillah, Kementerian Pertanian menunjuk Kabupaten Karawang untuk melaksanakan panen raya, dan Presiden hadir langsung di Cilebar. Daerah ini memang salah satu sentral gabah di Indonesia,” ujar Kang Aep.

Ia menuturkan, panen raya tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan petani. Kondisi padi yang dihasilkan pun dinilai sangat baik, mencerminkan kesuburan lahan dan keberhasilan pengelolaan pertanian di Karawang.

“Alhamdulillah, panen berjalan lancar, padinya bagus, dan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Karawang dari dulu memang dikenal sebagai kota lumbung padi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aep mengungkapkan capaian produksi gabah Karawang yang melampaui target. Pada tahun 2025, Karawang ditargetkan memproduksi 1,4 juta ton gabah kering panen, dan realisasinya bahkan mencapai 1.400.100 ton, atau surplus dari target nasional.

“Target 2025 itu 1,4 juta ton, dan alhamdulillah kami mencapainya, bahkan lebih. Ini menunjukkan bahwa Karawang masih sangat kuat sebagai sentra produksi pangan,” jelasnya.

Memasuki tahun 2026, Kementerian Pertanian kembali memberikan target peningkatan produksi kepada Karawang. Pemerintah daerah optimistis target tersebut dapat tercapai melalui peningkatan produktivitas, kualitas gabah, serta penguatan peran petani dan kelompok tani.

“Secara kualitas, beras dan gabah Karawang sangat baik. Tinggal bagaimana produktivitasnya terus kita tingkatkan,” ujar Bupati Aep.

Kunci Swasembada: Lahan Sawah Dikunci LP2B
Menjawab tantangan pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan, Bupati Aep menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga lahan pertanian. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengunci lahan baku sawah dalam skema LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

“Kami sudah mengunci lebih dari 87 ribu hektare, hampir 88 ribu hektare lahan sawah dalam LP2B. Itu tidak bisa diotak-atik,” tegasnya.

Kebijakan ini menjadi fondasi utama agar luas lahan pertanian di Karawang tidak terus tergerus oleh pembangunan non-pertanian.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada petani, Pemkab Karawang juga memberikan insentif pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) untuk lahan sawah hingga 3 hektare per keluarga, berlaku selamanya.

“Kami ingin masyarakat tetap mau menjadi petani. Maka kami beri stimulus, PBB-P2 gratis untuk maksimal tiga hektare per keluarga,” jelas Bupati Aep.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut berbasis keluarga (satu Kartu Keluarga), bukan per individu, agar lebih adil dan tepat sasaran.

Dalam siaran tersebut, Bupati Aep juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut bahwa target swasembada pangan empat tahun berhasil dicapai hanya dalam satu tahun. Tahun 2025, Indonesia tidak melakukan impor beras.

“Pak Presiden menyampaikan bahwa kita tidak impor beras di 2025. Salah satu penopangnya adalah Kabupaten Karawang dengan produksi gabah 1,4 juta ton,” ungkapnya.

Selain itu, Karawang juga menjalin kerja sama food estate dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sekitar 5.000 hektare lahan sawah dikerjasamakan untuk mendukung pasokan beras ke Jakarta, di mana gabah diproduksi di Karawang dan dikelola menjadi beras untuk kebutuhan ibu kota.

Atas kontribusi besar tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya yang disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan, Rabu (7/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan negara atas dedikasi Pemkab Karawang dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Dibawah kepemimpinan Bupati Aep, Karawang masuk 10 besar daerah penghasil beras nasional dan berperan strategis dalam pencapaian cadangan beras nasional sebesar 3 juta ton.” pungkasnya.(Jay)

Berita Terkait

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ
​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS
PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun
KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota
GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga
GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Ikhsan Siswa SDN Kalijati II Ingin Bertemu Presiden Prabowo dan Bupati Aep

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto Tingkatkan Pelayanan Terbaik Melalui Program GAZZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

​Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:37 WIB

DPD KNPI Karawang Adakan Kegiatan Sekolah Pemuda TRANSFORMASI SOSIAL,DiHUT KNPI ke 53 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:29 WIB

KPSN Jawa Barat Resmi Dilantik di Karawang, Target Perluas Kepengurusan di 16 Kabupaten/Kota

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WIB

GARDU Soroti Penjualan Paket Seragam SMP Negeri, Wali Murid di Karawang Minta Transparansi Harga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:46 WIB

GARDU Dorong Bupati Karawang Segera Bangun Pasar Rakyat di Rengasdengklok

Berita Terbaru