Pjs Kepsek SMAN I Rengasdengklok Agus, Program Poe Ibu Banyak Manfaat dan Terasa untuk Siswa

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG, – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meluncurkan Gerakan Rereongan Poe Ibu tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA yang ditandatangani Dedi pada 1 Oktober 2025.

Selian untuk memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Melalui gerakan ini, ASN, pelajar, dan warga diajak menyisihkan Rp 1.000 per hari guna membantu kebutuhan darurat di bidang pendidikan dan kesehatan.

Program ini diapresiasikan oleh kepala sekolah Pejabat Sementara SMAN I Rengasdengklok Agus Tri Setio mengatakan dengan adanya program Poe Ibu , bahwa sekolah sangat mendukung program “Poe Ibu” ini.

Melalui gerakan ini, KDM mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) masyarakat dan pelajar untuk meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial serta memperkuat pemenuhan hak dasar di bidang pendidikan dan kesehatan yang masih terkendala keterbatasan anggaran maupun akses.

“Karena kami rasakan manfaatnya yang luar biasa khususnya untuk warga sekolah. Sebelumnya hal ini SMA Negeri 1 Rengasdengklok sudah melaksanakan dari tahun-tahun, dengan nama program Kesejahteraan (yang dilakukan oleh para guru),” ungkapnya kepada Harian Karawang, Rabu (29/10/2025).

Menurut yang akrab dipanggil Agus program itu merupakan rereongan dari guru, oleh guru, untuk guru. Peruntukannya persis seperti yang disampaikan Gubernur KDM, yaitu salah satunya prioritasnya untuk kesehatan. Cuma yang belum kita fokuskan adalah untuk sektor pendidikan.

Sehingga dengan adanya program ” Poe Ibu” ini tinggal melanjutkan saja, besaran nominalnya sehari seribu.

“Manfaatnya sudah terasa. Ketika ada guru yang sakit, ketika ada keluarganya yang sakit, atau misalnya ada hal-hal yang memang memerlukan bantuan, kami insya Allah bisa dari program kesejahteraan atau namanya sekarang “Poe Ibu,” kata Agus

Lebih lanjut Agus untuk teknisnya, biasanya ada yang dipotong langsung dari gaji. Namun saat ini apabila ada yang mau menyisihkan Rp 1.000 setiap hari, pun tidak mengapa.

Adapun khusus untuk kelas atau siswa membawa kotak khusus “Poe Ibu” setiap hari Senin dan sabtu. Program ini tidak ada paksaan dan bentuknya sukarela, mereka menyisihkan uang jajannya, bersedekah atas dasar kesadaran dan sukarela.

Saat disinggung mengenai pelaporan serta penggunaan dana “Poa Ibu” , kata Agus akan dihitung setelah berkeliling, kemudian dikelola sama bendahara kelas serta akan dilaporkan ke Pembina OSIS atau Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Setelah ada rekening uang uangnya disetorkan.

“Peruntukannya, ketika ada anak-anak yang memang kesulitan, bisa dianggarkan dari situ. Secara prinsip kami mendukung Poe Ibu. Apalagi Kebermanfaatannya luar biasa, bisa saling membantu tanpa memberatkan,” singkatnya.

Adapun manfaat program ini selian buat pendidikan dan kesehatan juga memberikan saran prasarana membelikan sebuah sepeda kepada siswa yang kurang mampu agar berangkat ke sekolah menggunakan sepeda dari hasil Poe Ibu.

“Adapun harapan dari Program i Poe Ibu ni selian menumbuhkan jiwa sosial para siswa dan guru untuk membantu siswa yg kurang beruntung secara ekonomi dan keluarganya, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan merupakan program yang baik dan memiliki tujuan yang mulia,” pungkasnya (Jay)

Berita Terkait

Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar
90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang
Langkah Nyata Menuju Kompetensi Industri, SMKS Bina Karya 2 Karawang Terima Isuzu Elf
PSHT Karawang Tunjukkan Prestasi di Kejuaraan Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi
PSHT Karawang Gelar Ujian Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih, 31 Siswa Ikuti Tahapan Seleksi
Ketua Cabang dan Dewan Cabang PSHT Karawang Hadiri Parapatan Luhur di Madiun
IPSI Karawang Lantik Pengurus Kecamatan, Fokus Prestasi dan Pelestarian Budaya
Akibat Konsleting Listrik, Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang Sementara Dibatasi

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar

Senin, 16 Februari 2026 - 21:03 WIB

90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang

Senin, 16 Februari 2026 - 19:47 WIB

Langkah Nyata Menuju Kompetensi Industri, SMKS Bina Karya 2 Karawang Terima Isuzu Elf

Senin, 16 Februari 2026 - 10:38 WIB

PSHT Karawang Gelar Ujian Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih, 31 Siswa Ikuti Tahapan Seleksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:47 WIB

Ketua Cabang dan Dewan Cabang PSHT Karawang Hadiri Parapatan Luhur di Madiun

Senin, 9 Februari 2026 - 13:35 WIB

IPSI Karawang Lantik Pengurus Kecamatan, Fokus Prestasi dan Pelestarian Budaya

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:44 WIB

Akibat Konsleting Listrik, Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang Sementara Dibatasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:09 WIB

Disnakertrans, Ajak Warga Karawang Mau Jadi TKW Harus Jalur Prosedur dan Legal

Berita Terbaru

Berita Karawang

Bulan April 2026 Mukab Ke 8 Kadin Karawang di Gelar

Senin, 16 Feb 2026 - 21:15 WIB

Ketua Panitia Pelaksana, Jay Dongkrak

Berita Karawang

90 Atlit Baku Hantam Kejar Prestasi di Rookie Fight Karawang

Senin, 16 Feb 2026 - 21:03 WIB