Polisi Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis di Karawang Barat Terancam Hukuman Maksimal 12 Tahun Penjara

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN KARAWANG – Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, mengatakan bahwa Satresnarkoba Polres Karawang berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah hukum Polres Karawang.

Penangkapan dilakukan pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Serang Sari RT/RW 007/017, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian. “Kami mengapresiasi laporan masyarakat yang membantu Satresnarkoba Polres Karawang dalam membongkar peredaran narkotika.

“Polres Karawang akan terus berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkoba tanpa kompromi,” ungkap, Kamis (2/10/2025).

Menurut Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan,
bahwa pihak tersangka yang diamankan berinisial T (37), warga Karawang Kulon. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 6 (enam) bungkus plastik klip berisi tembakau sintetis dengan total bruto 9,93 gram, 1 (satu) buah timbangan digital, dan 1 (satu) unit handphone merk Vivo.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial M yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Karawang guna pemeriksaan lebih lanjut.

” Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Primair Pasal 114 ayat (1) Subsidair Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.”, pungkasnya.(Jay)

Berita Terkait

SMK Bina Karya 2 Karawang Gelar Seminar Kesiapan Diri Menuju Dunia Kerja
RUPST Bank Bjb Tunjuk Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Independen
Ketua IPSI Karawang Kukuhkan Pengurus RAHAKUM, Tekankan Prestasi dan Pelestarian Budaya
DPMD Karawang Gelar Pemutakhiran Data Penduduk Jelang Pilkades Karawang
Bupati Aep Berangkat Jemaah Haji Kloter JKS 04 sebanyak 443 orang
Bupati Aep Tegas: Lantik 199 Kepsek Jangan Ada Pungli dan Mainkan Dana BOS
Asyik , Harga Gabah di Karawang Mecapai Rp 8000 Perkilogram Petani Sugih
Bupati Aef Dipastikan Pilkades 67 Desa di Karawang Digelar November 2026, Tanpa Penundaan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:03 WIB

SMK Bina Karya 2 Karawang Gelar Seminar Kesiapan Diri Menuju Dunia Kerja

Selasa, 28 April 2026 - 20:20 WIB

RUPST Bank Bjb Tunjuk Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Independen

Selasa, 28 April 2026 - 17:15 WIB

Ketua IPSI Karawang Kukuhkan Pengurus RAHAKUM, Tekankan Prestasi dan Pelestarian Budaya

Jumat, 24 April 2026 - 15:04 WIB

DPMD Karawang Gelar Pemutakhiran Data Penduduk Jelang Pilkades Karawang

Jumat, 24 April 2026 - 14:39 WIB

Bupati Aep Berangkat Jemaah Haji Kloter JKS 04 sebanyak 443 orang

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

Bupati Aep Tegas: Lantik 199 Kepsek Jangan Ada Pungli dan Mainkan Dana BOS

Jumat, 24 April 2026 - 14:37 WIB

Asyik , Harga Gabah di Karawang Mecapai Rp 8000 Perkilogram Petani Sugih

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WIB

Bupati Aef Dipastikan Pilkades 67 Desa di Karawang Digelar November 2026, Tanpa Penundaan

Berita Terbaru

Berita Karawang

SMK Bina Karya 2 Karawang Gelar Seminar Kesiapan Diri Menuju Dunia Kerja

Kamis, 30 Apr 2026 - 10:03 WIB