KCIC Ungkap Peranan Stasiun Karawang ke Depan, Meskipun pada Saat Ini Belum Beroperasi Penuh

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 28 April 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, Jawa Barat. (Dok. Kcic.co.id)

Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, Jawa Barat. (Dok. Kcic.co.id)

HARIANKARAWANG.COM – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebut Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, Jawa Barat  belum sepenuhnya melayani naik turun penumpang.

Namun demikian saat ini Stasiun Karawang memiliki peran penting untuk kelancaran operasional Whoosh.

Sejak diresmikan pada Oktober 2023, Stasiun Karawang saat ini memiliki fungsi untuk memastikan perjalanan Whoosh menuju Halim, Jakarta dan Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dalam kondisi aman.

GM Corporate Secretary Eva Chairunisa menyampaikan hal itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (29/4/2024).

Eva menyebutkan, stasiun Karawang tetap memiliki peran penting dalam perjalanan Whoosh yang jumlahnya terus meningkat.

Di tengah proses peningkatan aksesibilitas yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Saat ini, perjalanan Whoosh sudah mencapai hingga 52 perjalanan, jumlahnya terus meningkat dari awalnya 14 perjalanan per hari pada saat diresmikan.”

“Sejak awal, para petugas Stasiun Karawang terus memastikan agar berbagai fasilitas operasi dan pelayanan tetap dapat beroperasi dengan baik,” kata Eva.

Adapun petugas yang dimaksud, di antaranya petugas operasional, pelayanan, keamanan, dan kebersihan untuk memastikan kondisi stasiun dan lintasan selalu berada dalam kondisi terbaik.

“Termasuk juga petugas comprehensive controller untuk menjaga kondisi seluruh fasilitas pelayanan seperti mesin tiket, gate in, PIDS, CCTV, lampu hingga AC tetap baik,” ujar Eva.

Tak hanya itu, di Stasiun Karawang juga terdapat unit on call emergency yang berfungsi untuk mengatur perjalanan Whoosh secara lokal saat keadaan darurat.

Unit tersebut merupakan kepanjangan tangan dari operational control center (OCC) Whoosh yang berada di Tegalluar.

Sehingga keberadaannya sangat penting dalam menjaga kelancaran dan keamanan operasional Whoosh.

“KCIC memastikan bahwa pengaturan petugas di Stasiun Karawang saat ini dilakukan seoptimal mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan operasi Whoosh,” ucap Eva.

Kemudian, tersedia juga jalur mini depo untuk penyimpanan kereta kerja yang berfungsi untuk melakukan perawatan lintasan.

Serta melakukan penanganan dan perbaikan dengan cepat jika terjadi kendala di tengah lintasan Jakarta-Bandung.

Untuk pelayanan naik turun penumpang, KCIC bersama seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan aksesibilitas.

Menuju Stasiun Karawang di kawasan Trans Heksa Karawang (THK), Deltamas serta jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Nantinya, akan ada akses sepanjang sekitar 1,5 km dari THK dan Deltamas menuju Stasiun Karawang.”

“Saat ini sedang dalam tahap akhir pembebasan lahan untuk selanjutnya memasuki tahapan persiapan konstruksi,” kata Eva.

Sedangkan, akses dari Tol Jakarta-Cikampek saat ini sedang dalam tahap pembebasan lahan dan pembangunan.

Rencananya, pembangunan dilakukan pada 2024 ini sebagai bagian dari proyek strategi nasional (PSN) dari pemerintah pusat.

Dengan adanya akses tersebut, Stasiun Karawang akan terkoneksi dengan berbagai kawasan industri, perkotaan, dan pusat perbelanjaan.

KCIC juga terus melakukan komunikasi dengan berbagai provider penyedia layanan transportasi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas antarmoda dari dan menuju stasiun Karawang.

“Karawang sebagai kota industri terbesar di Asia Tenggara tentu membutuhkan moda transportasi modern yang baik.”

“Kami akan terus bekerja keras agar layanan Kereta Cepat Whoosh bisa segera dinikmati oleh masyarakat di sekitar stasiun Karawang,” ujar Eva.***

Berita Terkait

Jelang Pilkades Karawang, GARDU Soroti Temuan Desa, Jiros: Penyelesaian Harus Transparan
Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, PWI Karawang Gelar Doa Bersama
Pupuk Kujang Gandeng PLN EPI dan CISRI HYPOR untuk Kembangkan Gas Hidrogen dari Biomassa
Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Karawang Tolak 375 Permohonan Paspor
Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu
Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara
104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran
BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:39 WIB

Jelang Pilkades Karawang, GARDU Soroti Temuan Desa, Jiros: Penyelesaian Harus Transparan

Jumat, 11 September 2026 - 20:03 WIB

Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, PWI Karawang Gelar Doa Bersama

Kamis, 10 September 2026 - 09:24 WIB

Pupuk Kujang Gandeng PLN EPI dan CISRI HYPOR untuk Kembangkan Gas Hidrogen dari Biomassa

Kamis, 10 September 2026 - 09:23 WIB

Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Karawang Tolak 375 Permohonan Paspor

Selasa, 8 September 2026 - 20:44 WIB

Sempat Mangkir dari Panggilan, Kejari Karawang Akhirnya Tahan Tersangka HJ dalam Perkara Korupsi KPR PT Bumi Arta Sedayu

Selasa, 8 September 2026 - 07:43 WIB

Kejaksaan Negeri Karawang Menetapkan Tersangka Baru Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit KPR Bank Himbara

Rabu, 2 September 2026 - 18:59 WIB

104 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate untuk Negeri, Ketua Cabang Karawang Ajak Perkuat Persaudaraan dan Jaga Ajaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Cloud Stack: “All for AI”, Era Baru Teknologi Cerdas

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:42 WIB