HARIAN KARAWANG – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memperingati hari lahirnya yang ke-104 pada Rabu, 2 September 2026. Lebih dari satu abad perjalanan organisasi pencak silat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga ajaran, serta melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
PSHT memiliki perjalanan panjang sejak didirikan di Kota Madiun pada tahun 1922 dengan nama Setia Hati Pencak Sport Club. Organisasi tersebut didirikan oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo dan telah melintasi berbagai fase perjalanan sejarah, termasuk masa sebelum Indonesia merdeka.
Dalam perjalanan perjuangannya, pendiri PSHT menghadapi berbagai hambatan, tantangan, ancaman, hingga tekanan dari penjajah. Namun semangat perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan terus berkembang hingga PSHT menjadi salah satu organisasi pencak silat besar di Indonesia dan memiliki jaringan hingga mancanegara.
Bagi keluarga besar PSHT, organisasi ini tidak sekadar menjadi tempat mempelajari ilmu bela diri. Lebih dari itu, PSHT menjadi wadah pendidikan karakter dan kejiwaan yang berlandaskan nilai persaudaraan, budi pekerti luhur, kejujuran, disiplin, keberanian, serta kesetiaan terhadap kebenaran.
Ketua PSHT Cabang Kabupaten Karawang, Kangmas Suherman, mengatakan peringatan HUT ke-104 menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan lahir dan batin dalam semangat persaudaraan.
Di tengah peringatan hari lahir PSHT yang berlangsung dengan penuh khidmat, ia menyampaikan pesan kepada seluruh kadang warga dan anggota PSHT di Kabupaten Karawang agar terus menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan para pendahulu.
Menurutnya, usia organisasi yang telah melampaui satu abad bukan sekadar angka, melainkan bukti kesetiaan dan kekokohan prinsip yang selama ini dipegang teguh oleh keluarga besar PSHT.
“Mari kita jadikan peringatan ulang tahun ke-104 PSHT ini sebagai momen introspeksi dan penguatan batin. PSHT berdiri tahun 1922, hingga kini tahun 2026 SH Terate tetap jaya, kekal abadi, dan namanya harum di mata dunia,” ujar Kangmas Suherman.
Ia menegaskan bahwa salah satu pondasi utama kebesaran PSHT adalah eratnya persaudaraan antarwarga. Karena itu, seluruh keluarga besar PSHT di Kabupaten Karawang diajak untuk semakin memperkuat solidaritas dan menjaga hubungan persaudaraan.
“Khusus untuk seluruh kadang warga PSHT di Karawang, mari kita lebih solid lagi. Jaga seduluran, jaga persaudaraan yang sudah terjalin indah ini. Jangan biarkan ada celah yang merenggangkan kita. Persaudaraan adalah nafas kehidupan kita,” tegasnya.
Kangmas Suherman berharap semangat persatuan tidak hanya terasa dalam momentum peringatan hari besar organisasi, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, saling mendukung, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Menurutnya, ajaran SH Terate merupakan warisan yang harus terus dijaga oleh seluruh generasi. Lebih dari satu abad perjalanan organisasi membuktikan bahwa PSHT mampu bertahan dan berkembang karena tetap menjaga nilai-nilai dasar yang diwariskan para pendahulu, yakni sikap santun, keteguhan hati, serta kesetiaan terhadap kebenaran.
Di Kabupaten Karawang, keberadaan PSHT diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pembinaan karakter generasi muda, serta pelestarian seni dan budaya pencak silat Indonesia.
Dengan semangat yang tetap membara, keluarga besar PSHT Kabupaten Karawang berkomitmen untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan tetap menjaga persaudaraan dan memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Tetap Setia, Tetap Bersaudara, Tetap Mengabdi untuk Negeri.”
“Selamat Ulang Tahun ke-104, Persaudaraan Setia Hati Terate. Semakin jaya, kekal abadi, dan persaudaraan kita abadi selamanya,” pungkasnya.







