HARIAN KARAWANG – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Karawang menggelar ujian kenaikan tingkat sabuk hijau ke putih pada Sabtu malam, bertempat di Padepokan PSHT Karawang.
Sebanyak 31 siswa dari berbagai ranting PSHT se-Kabupaten Karawang mengikuti ujian tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pembinaan yang rutin dilaksanakan sesuai kalender latihan PSHT.
Ketua PSHT Cabang Kabupaten Karawang, Kangmas Suherman, menyampaikan bahwa ujian kenaikan sabuk menjadi momen penting untuk mengukur sejauh mana siswa mampu menyerap dan menguasai materi latihan yang telah diberikan selama masa pembinaan.
“Ujian kenaikan sabuk ini merupakan salah satu cara untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami dan mengaplikasikan materi latihan yang telah mereka terima,” ujar Kangmas Suherman.
Dalam ujian tersebut, para siswa diuji melalui sejumlah materi, mulai dari teknik dasar, jurus, hingga aspek kerohanian yang menjadi ciri khas pembinaan di PSHT. Seluruh rangkaian ujian dirancang untuk menilai kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan para peserta.
Menurut Kangmas Suherman, selain sebagai bentuk evaluasi, ujian ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kualitas diri para siswa dalam menekuni pencak silat.
“Ujian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menjaga nilai-nilai persaudaraan yang diajarkan PSHT,” tambahnya.
Ia juga berharap siswa yang dinyatakan lulus nantinya mampu menjadi teladan bagi siswa lain serta berkontribusi positif dalam pengembangan pencak silat di Kabupaten Karawang.
Hasil ujian kenaikan sabuk hijau ke putih tersebut akan diumumkan pada agenda PSHT berikutnya. Siswa yang dinyatakan lulus akan menerima sabuk putih sebagai simbol kenaikan tingkat dalam jenjang latihan PSHT. (al)















