HARIAN KARAWANG – Upaya menumbuhkan minat baca dan meningkatkan literasi anak sejak dini terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Tahun 2026 di Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang. Salah satunya melalui program Baca Ceria Jayakerta, sebuah kegiatan literasi yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak usia 5–12 tahun.
Kegiatan Baca Ceria Jayakerta kembali digelar pada Jum’at, 16 Januari 2026, pukul 16.00–17.30 WIB, bertempat di halaman Posko KKN UNSIKA Desa Jayakerta, Dusun Karajan C, RT 09. Program ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN UNSIKA Desa Jayakerta yang telah berjalan untuk kedua kalinya sejak minggu kedua pelaksanaan KKN dan dilaksanakan secara rutin setiap minggu.
Sejak pertama kali dilaksanakan, kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat, khususnya anak-anak yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan literasi yang disajikan.
Program Baca Ceria Jayakerta dirancang sebagai ruang belajar ramah anak dengan tujuan meningkatkan kebiasaan membaca melalui kegiatan membaca bersama, mendongeng, serta resensi buku. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca menggunakan bahasa mereka sendiri, sehingga mampu melatih pemahaman, keberanian berbicara, dan kemampuan literasi secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNSIKA Desa Jayakerta menggandeng Komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM) Tepas Elmu yang meminjamkan berbagai buku bacaan anak, mulai dari buku cerita, buku dongeng, hingga novel dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan. Kegiatan ini juga melibatkan salah satu Duta Baca Kabupaten Karawang, Saudari Indri, yang turut berpartisipasi langsung dan memberikan motivasi kepada anak-anak.
Suasana kegiatan dibuat interaktif dan menyenangkan sejak awal. Acara diawali dengan salam sapa dan perkenalan antara mahasiswa KKN dan anak-anak melalui nyanyian bersama, dilanjutkan dengan sesi ice breaking untuk melatih fokus sebelum memasuki kegiatan inti membaca dan mendongeng.
Anak-anak kemudian dibagi berdasarkan usia dan kemampuan membaca. Anak-anak yang belum mampu membaca diajak menyimak cerita melalui kegiatan mendongeng yang dibawakan oleh mahasiswa KKN. Sementara itu, anak-anak yang sudah mampu membaca dibagi ke dalam kelompok kecil sesuai usia untuk membaca buku secara mandiri dengan pendampingan mahasiswa KKN sebagai fasilitator.
Setelah sesi membaca dan mendongeng, anak-anak diberikan kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku yang telah mereka baca. Anak-anak yang berani tampil ke depan mendapatkan apresiasi berupa hadiah sederhana seperti buku, pensil, pulpen, dan alat tulis lainnya. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kenangan kegiatan literasi tersebut.
Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak semangat memilih buku, aktif menjawab pertanyaan, serta berani menyampaikan kembali cerita yang telah dibaca. Salah satu peserta, Dea (8), mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut.
“Aku senang ikut Baca Ceria Jayakerta karena bisa baca buku cerita dan cerita lagi di depan teman-teman. Kegiatannya seru dan bikin aku happy,” ujarnya.
Anak-anak juga mampu menyebutkan tema cerita yang mereka baca, mulai dari kisah piknik, persahabatan, hingga cerita fabel tentang hewan.
Sebagai penanggung jawab program, Fatimah Usyi Kudhsiyah menyampaikan bahwa Baca Ceria Jayakerta dihadirkan sebagai ruang literasi yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Jayakerta.
“Baca Ceria Jayakerta kami hadirkan sebagai kegiatan literasi yang menyenangkan bagi anak-anak di Desa Jayakerta. Alhamdulillah, sejak pelaksanaan pertama hingga kedua, antusiasme anak-anak dan dukungan masyarakat sangat luar biasa. Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk terus melanjutkan dan mengembangkan kegiatan ini. Harapannya, Baca Ceria Jayakerta bisa menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN UNSIKA Desa Jayakerta berharap program Baca Ceria Jayakerta dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi anak-anak di lingkungan desa. Melalui kegiatan sederhana namun berkelanjutan, anak-anak diharapkan semakin terbiasa membaca, berani berbicara, serta mampu mengekspresikan ide dan pemahaman mereka sejak usia dini.
Ke depan, mahasiswa KKN UNSIKA Desa Jayakerta Tahun 2026 berharap kegiatan literasi seperti Baca Ceria Jayakerta dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat desa, komunitas literasi, maupun pihak terkait, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang. (alam)










