Pendatang Baru di Jawa Barat Meningkat 20 Persen, Tak Hanya Terrpusat di Bandung, Bekasi, dan Karawang

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 April 2024 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah pendatang di Provinsi Jawab Barat meningkat hingga 20%. (Dok. kominfo.go.id)

Jumlah pendatang di Provinsi Jawab Barat meningkat hingga 20%. (Dok. kominfo.go.id)

HARIANKARAWANG.COM – Pendatang baru tidak hanya terpusat di Bandung atau Bekasi serta Karawang sebagai pusat industri dan ekonomi.

Kota besar di satu kabupaten juga menjadi tujuan para pendatang, mengingat kota dianggap menjanjikan dalam mengembangkan perekonomian.

Tujuan favorit dari para pendatang, merata pada hampir semua kota di Provinsi Jawa Barat.

Jumlah pendatang diprediksi mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Meski laporan perpindahan penduduk dari masing-masing kabupaten baru sebagian yang masuk.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jawa Barat (Jabar) Berli Hamdani menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu (24/4/2024).

“Jadi memang kecenderungannya pendatang meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.”

“Kalau persentase saat ini 20 persen, dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Meski mengalami peningkatan cukup signifikan, Berli menyatakan Pemprov Jabar tidak akan melaksanakan operasi kependudukan atau yustisi karena saat ini tidak ada lagi dasar hukumnya.

“Memang secara dasar hukum juga sekarang tidak ada lagi, dan kalau kita merujuk kepada undang-undang tentang domisili.”

“Itu semua warga negara berhak berdomisili di mana saja di Indonesia,” ujar Berli.

Berli mengingatkan pendatang yang datang pasca-libur Lebaran 2024 untuk segera melapor ke pejabat lingkungan tempat mereka berdomisili.

“Mereka yang datang ke suatu kota atau daerah, tentunya harus mengikuti aturan kependudukan ya.”

“Jadi datang harus melapor ke RT- RW setempat untuk nantinya didata,” kata Kepalam Berli.

Hal ini, kata Berli, sebagai salah satu upaya pemerintah dari sisi administrasi, untuk mencegah terjadinya tindak kriminal maupun potensi permasalahan sosial di masyarakat.***

Berita Terkait

Tantan Terpilih Ketua PWI Jabar Peroleh Suara Telak 444 Suara
Ratusan Anggota PWI Se-Jawa Barat Berikan dukungan Oland PH Siberani Calon Ketua DK PWI Jawa Barat,
SMK Bina Karya 2 Karawang Raih Juara 1 Skill Contest Dojo Painting Isuzu 2026
PT Softex Sumbangan Produk Partisipasi Kegiatan PWI Karawang
Gesrek Festival 2025: BRI Tawarkan Diskon Tiket 30% Lewat BRImo
Kang Farhan Siap Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Polres Karawang Amankan Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPR RI di Telukjambe Barat
Akhirnya Korban Tenggelam Warga Telukjambe Timur Temukan di Sungai Citarum

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Tantan Terpilih Ketua PWI Jabar Peroleh Suara Telak 444 Suara

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:57 WIB

Ratusan Anggota PWI Se-Jawa Barat Berikan dukungan Oland PH Siberani Calon Ketua DK PWI Jawa Barat,

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:14 WIB

SMK Bina Karya 2 Karawang Raih Juara 1 Skill Contest Dojo Painting Isuzu 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:35 WIB

PT Softex Sumbangan Produk Partisipasi Kegiatan PWI Karawang

Senin, 1 Desember 2025 - 20:58 WIB

Gesrek Festival 2025: BRI Tawarkan Diskon Tiket 30% Lewat BRImo

Senin, 24 November 2025 - 17:26 WIB

Kang Farhan Siap Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Kamis, 20 November 2025 - 15:51 WIB

Polres Karawang Amankan Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPR RI di Telukjambe Barat

Minggu, 9 November 2025 - 17:06 WIB

Akhirnya Korban Tenggelam Warga Telukjambe Timur Temukan di Sungai Citarum

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB