Kepala Sekolah N. Yohanah Tekankan SD Negeri Cileles Jatinangor Sebisa-bisa Harus BISA CBSA

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

N. Yohanah, Kepala SD Negeri Cileles (Dok. Hariansumedang.com/Tatang Tarmedi)

N. Yohanah, Kepala SD Negeri Cileles (Dok. Hariansumedang.com/Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM – Setiap Kepala Sekolah tentu memiliki pandangan ke depan untuk kemajuan sekolahnya.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pandangan tadi, disusun dalam bentuk poin-poin yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.

Tampaknya hal itu dipikirkan pula oleh N. Yohanah, Kepala SD Negeri Cileles Kecamatan Jatinangor Sumedang.

Ia dengan semangat mengobarkan untuk jadi landasan motivasi bagi guru, siswa dan steakholder sekolah.

SD Negeri Cileles sebisa-bisa harus BISA CBSA, katanya dengan nada bersemangat.

Menurutnya, BISA itu berarti dalam makna umum dan makna akronim yakni, Berkualitas Inovatif Sportif dan Agamis.

Sedangkan CBSA, ” Bukan Cara Belajar Siswa Aktif, tapi Cara Bekerja Semua Aktif, ” Katanya.

Kepsek N. Yohanah berupaya untuk membangun ekstrakulikuler Keagamaan, olahraga dan pramuka.

Ekskul keagamaan, imbuh Kepsek N. Yohanah, berupa pembinaan – pembinaan anak yang difokuskan pada bidang lomba.

Selain itu ada pembiasaan – pembiasaan yang rutin dilaksanakan dari senin hingga sabtu.

Diantaranya, pembiasaan solat dhuhur bersama di Mushola Desa Cileles dan dhuha bersama setiap hari jumat.(Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Sempat Dirawat di RS Immanuel Bandung, Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal Dunia
Kompolnas Optimimis Polda dengan Bantuan Bareskrim Polri, Jabar Bisa Ungkap Pembunuh Vina Cirebon
BMKG Ungkap Alasan Cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat Terasa Panas dan Lebih Kering
Tewaskan 11 Orang Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Begini Kronologi Bus Terguling di Ciater
3 Rumah, 2 Mesjid, 2 Sekolah dan 1 Puskesmas Terdampak Gempa Guncang Kabupaten Bandung 2 Kali
Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten, Cek Wilayahnya di Sini
Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana, Hari Ketiga Pasca Gempa Garut
3 Rumah Rusak Berat, 21 Rusak Sedang, dan 34 Rusak Ringan, Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut Bertambah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:37 WIB

Sempat Dirawat di RS Immanuel Bandung, Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal Dunia

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:23 WIB

Kompolnas Optimimis Polda dengan Bantuan Bareskrim Polri, Jabar Bisa Ungkap Pembunuh Vina Cirebon

Senin, 20 Mei 2024 - 11:53 WIB

BMKG Ungkap Alasan Cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat Terasa Panas dan Lebih Kering

Minggu, 12 Mei 2024 - 08:19 WIB

Tewaskan 11 Orang Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Begini Kronologi Bus Terguling di Ciater

Kamis, 2 Mei 2024 - 07:50 WIB

3 Rumah, 2 Mesjid, 2 Sekolah dan 1 Puskesmas Terdampak Gempa Guncang Kabupaten Bandung 2 Kali

Selasa, 30 April 2024 - 08:46 WIB

Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten, Cek Wilayahnya di Sini

Senin, 29 April 2024 - 13:29 WIB

Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana, Hari Ketiga Pasca Gempa Garut

Minggu, 28 April 2024 - 10:19 WIB

3 Rumah Rusak Berat, 21 Rusak Sedang, dan 34 Rusak Ringan, Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut Bertambah

Berita Terbaru