Jalan Panundaan Rancakalong Sumedang Tidak Ramah Bagi Artis dan Pelaku Seni Hiburan ?

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 April 2024 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan jalan panundaan Rancakalong dipercaya segelintir masyarakat setempat sebagai jalur yang dihindari para pelaku seni (Tatang Tarmedi) ***

Kawasan jalan panundaan Rancakalong dipercaya segelintir masyarakat setempat sebagai jalur yang dihindari para pelaku seni (Tatang Tarmedi) ***

HARIANKARAWANG.COM – Kecamatan Rancakalong dikenal sebagai wilayah dengan beragam tradisi yang masih terpelihara.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Di kecamatan ini, masih banyak warganya yang percaya terhadap hal-hal di luar nalar, seperti misteri Jalan Panundaan.

Ruas jalan Panundaan itu sendiri masuk jalur jalan provinsi Pamulihan – Rancakalong, panjangnya hanya 200 meteran saja sebelum Terminal Rancakalong.

Tidak tampak adanya hal-hal angker di ruas jalan Panundaan, kiri kanan jalan berupa terasan sawah menghijau dan ladang pertanian.

Namun dibalik keramahan lingkungannya tadi, masyarakat mempercayainya bahwa kawasan itu menjadi kawasan tidak ramah bagi kalangan artis dan pelaku seni hiburan.

Konon, setiap artis dan pelaku seni yang pernah melewati ruas jalan tadi, karirnya menjadi kurang beruntung.

Bahkan, salah seorang masyarakat memberikan contoh beberapa grup seni yang bangkrut akibat melewati jalan itu.

” Pelaku hiburan banyak yang telah tahu tentang hal itu, mereka lebih memilih jalan muter ke arah jauh, darioada harus nemilih kewat sini,” ujar warga.

Menyikapi fenomena tadi, tokoh supranatural Bah Yayat berkomentar bahwa segalanya tidak terlepas dari sugesti diri.

” Ketika keyakinan telah melekat pada diri, keyakinan tadi akan mempengaruhi alam bawah sadar dan akan terus menuju ke realita keyakinannya,” katanya.
(Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Sempat Dirawat di RS Immanuel Bandung, Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal Dunia
Kompolnas Optimimis Polda dengan Bantuan Bareskrim Polri, Jabar Bisa Ungkap Pembunuh Vina Cirebon
BMKG Ungkap Alasan Cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat Terasa Panas dan Lebih Kering
Tewaskan 11 Orang Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Begini Kronologi Bus Terguling di Ciater
3 Rumah, 2 Mesjid, 2 Sekolah dan 1 Puskesmas Terdampak Gempa Guncang Kabupaten Bandung 2 Kali
Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten, Cek Wilayahnya di Sini
Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana, Hari Ketiga Pasca Gempa Garut
3 Rumah Rusak Berat, 21 Rusak Sedang, dan 34 Rusak Ringan, Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut Bertambah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:37 WIB

Sempat Dirawat di RS Immanuel Bandung, Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal Dunia

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:23 WIB

Kompolnas Optimimis Polda dengan Bantuan Bareskrim Polri, Jabar Bisa Ungkap Pembunuh Vina Cirebon

Senin, 20 Mei 2024 - 11:53 WIB

BMKG Ungkap Alasan Cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat Terasa Panas dan Lebih Kering

Minggu, 12 Mei 2024 - 08:19 WIB

Tewaskan 11 Orang Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Begini Kronologi Bus Terguling di Ciater

Kamis, 2 Mei 2024 - 07:50 WIB

3 Rumah, 2 Mesjid, 2 Sekolah dan 1 Puskesmas Terdampak Gempa Guncang Kabupaten Bandung 2 Kali

Selasa, 30 April 2024 - 08:46 WIB

Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten, Cek Wilayahnya di Sini

Senin, 29 April 2024 - 13:29 WIB

Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana, Hari Ketiga Pasca Gempa Garut

Minggu, 28 April 2024 - 10:19 WIB

3 Rumah Rusak Berat, 21 Rusak Sedang, dan 34 Rusak Ringan, Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut Bertambah

Berita Terbaru